PR Gagak Hitam Siap Tampung Tembakau Para Petani

Bondowoso, Beritabangsa.com – Perusahaan rokok Gagak hitam yang terletak diwilayah selatan Kabupaten Bondowoso siap menampung tembakau para petani ditengah pandemi.

Komisaris Perusahaan Rokok (PR) Gagak Hitam, Muhammad Shohib, mempersilahkan masyarakat yang tengah kesulitan menjual tembakau yang telah dipanen.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Harga Minyak Naik, Toko Migor di Lumajang Masih Banyak Jual di Atas HET
banner 1920x1080

“Memang untuk saat ini, di masa pandemi, banyak pabrik rokok yang tidak membeli tembakau para petani yang telah panen. Namun pabrik rokok gagak hitam tetap mengambil tembakau,” ujarnya saat ditemui oleh beberapa awak media, Kamis (10/9/2020).

Lebih lanjut Shobib menjelaskan, kebutuhan tembakau di pabrik rokok untuk saat ini ada sekitar 200 ton, stok yang ada sekitar 60 ton.

Berita Menarik Lainnya:  Kebakaran di Simo Gunung, Lalap Bengkel dan 1 Mobil

“Kami masih melakukan pembelian sampai buffer stok terpenuhi,” tuturnya.

Untuk saat ini, kata Shohib, pabrik rokok Gagak hitam mengambil tembakau dari petani dengan harga yang bervariasi mulai dari harga 20.000 hingga 38.000rupiah perkilo.

“Namun, untuk variasi harga sesuai dengan kualitas tembakau yang di beli pabrik,” ungkapnya.

Shohib mengaku, meski dimasa pandemi pabrik rokok miliknya tersebut tidak mengurangi para karyawanya.

Berita Menarik Lainnya:  KPH Bondowoso Gelar Penanaman Terakhir Tahun 2020

“Karyawan tetap, tidak ada PHK. Karena pekerja dipabrik menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Ketika ditanya soal kemitraan pabrik dengan para petani tembakau, shohib menjelaskan, untuk saat ini, pihaknya tidak ada kemitraan dengan siapapun, namun perusahaan tetap membeli dari para petani.

“Petani yang hendak menjual hasil tembakau, langsung jual saja ke pabrik gagak hitam,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *