Polsek Banyuates Kabupaten Sampang, Sosialisasi Tindak Penyalahgunakan Narkoba di Mambaul Ma’arif

Silahkan Share ke :

Sampang, Beritabangsa.com Tim relawan tangguh narkoba dan Polsek Banyuates mengadakan sosialisasi di yayasan Mambaul Ma’arif tepatnya di Desa Montor Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Tentang tindak penyalahgunaan bahaya narkoba, Rabu (18/11/2020).

Dalam sambutannya, Ketua tim relawan tangguh narkoba, Banyuates Heriyanto S.pd mengatakan, tujuan digelar-nya sosialisasi adalah upaya prefentif pencegahan kepada generasi muda dalam rangka penyalahgunaan narkoba, khususnya jenis sabu.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Meski Klarifikasi dan Minta Maaf, Mantan Bacawali Surabaya: Polisi Harus Usut Tuntas Gubernur dan Sekdaprov Jatim
banner 1920x1080

“Karena kalau sampai kalangan generasi muda terpengaruh narkoba, maka tidak menutup kemungkinan mereka akan kehilangan masa depan.” kata Heriyanto.

Secara terpisah, Kapolsek Banyuates AKP Dodi Pratama, SIK menambahkan harapan pada siiswa-siswi sebagai penerus generasi muda dan juga pada masyarakat umum, jagan sampai terpengaruh bahaya narkoba. Karena narkoba bisa merusak jiwa dan kesehatan.

Kita lakukan giat sosialisi penyalahgunaan narkoba di yayasan Mambaul Ma’arif, dalam rangka memberi edukasi pada semua lapisan masyarakat, Dengan target dari siswa – siswi. Pertama jelas bisa mengedukasi mereka supaya bisa memiliki masa depan yang tidak suram. Karena dengan menggunakan narkoba itu bisa membuat masa depan mereka menjadi tidak menentu. Kedua secara umum, targetnya pada masyarakat umum,” tutur AKP Dodi.

Berita Menarik Lainnya:  Ribuan CJH Jombang Dipastikan Gagal Berangkat Tahun Ini

“Saya memiliki duta untuk bersama-sama, untuk melawan narkoba, baik secara pencegahan preventif dan represif sudah kami lakukan selaku petugas kepolisian. Tapi narkoba ini tidak bisa hanya dengan menggunakan represif saja,” ungkapnya.

Semua itu harus menimbulkan kepedulian dan peran serta dari masyarakat juga. Supaya para pengedar dan penggunanya tertutup dan ruang geraknya semakin sempit.

Berita Menarik Lainnya:  DPD PJI Jatim, Audensi Di Kantor Gubernur Jawa Timur

AKP Dodi Pratama SIK, menambahkan, pesan pada masyarakat sekitar, yang pertama apabila mengetahui ada narkoba di wilayahnya, baik pengguna baik penjual, itu bisa langsung menghubungi ke Polsek. Untuk kerahasiaan identitas akan di jaga, tidak akan mungkin polisi menginfokan kepada khalayak dan itu bisa membahayakan pada pelapor.

“Pesan saya pada masyarakat umum dan juga pada siswa-siswi yang masih dalam masa pendidikan, jangan gunakan narkoba !!!. Jauhi narkoba, duitnya haram, bisa masuk penjara, cepat masuk kuburan, dan di akhirat nanti bisa masuk neraka.” pungkasnya.

 

Reporter : Umar

banner 600x310