Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pengembangan Kelompok Jaringan Narkoba, Door! Satu Tersangka

Beritabangsa.com, Surabaya – Polrestabes Surabaya gelar press rilis keberhasilan pengungkapan kasus pengembangan kelompok atau jaringan dari yang pernah diungkap di bulan April dan November 2020, yang terus di ikuti jaringannya oleh Satresnarkoba, Jumat (18/12/2020) pagi.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengatakan, pengungkapan ini dari hasil pendalaman terhadap data-data yang terus didalami, baik pola komunikasinya dan transaksinya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pasutri Siri Ditangkap Polisi, Kompak Melakukan Tindak Curas
banner 1920x1080

“Akhirnya, Satresnarkoba berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) tersangka,” kata Kombes Pol Isir.

Adapun tersangka yang berhasil diamankan yakni, pertama berinisial AA (34), kelahiran Sukabumi, beralamat Kapuk Cengkareng Jakarta Barat, kedua berinisal SP, kelahiran Bangkalan, beralamat Menanggal Gayungan Surabaya.

“Total dari barang bukti yang berhasil  disita kurang lebih sekitar 20 paket sabu, yang di timbang secara keseluruhan sekitar 21,4 kg. Kemudian terdapat juga satu pucuk senjata api rakitan dengan peluru kaliber 22 cis, alat komunikasi dan sarana tas untuk membawa berbagai barang bukti tersebut,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  MWCNU Omben Adakan Tahlil untuk KH.Ahmad Nawawi Abdul Jali

Perlu diketahui, terhadap ada salah satu tersangka berinisial FP, karena melakukan tindakan melawan dan membahayakan keselamatan petugas, maka dilakukan tindakan tepat, tegas, terukur dan keras.

“Yang kemudian mengakibatkan tersangka tersebut meninggal dunia. Sekali lagi, karena ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus menabuh genderang perang melawan jaringan penyalagunaan pengederan narkoba,” terangnya.

Pyur hasil pengembangan ini, berdasarkan data-data sindikat yang sampai sekarang masih terus didalami dan terus di profilling, yang jelas ini bagian jaringan yang dikendalikan dari narapidana lapas Jawa Timur.

Berita Menarik Lainnya:  Bantu Korban Bencana Alam, SD Khodijah Berdonasi Lewat NU Care Lazisnu

“Tetap masih kita terus ikuti dan nanti pun pemeriksaan akan mengacu disana.Karena kita sudah tau dalam sindikat jaringan ini, ada beberapa yang membawa kurir dan kemudian cukup ada yang berperan penting terkait dengan proses peredarannya, barang yang ada ini, dari luar masuk lewat Sumatra lalu ke Surabaya,” pungkasnya.

Reporter : Mooch

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *