Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Dalam Operasi Tumpas

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Gelar Press Rilis Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba dalam Giat Operasi Tumpas, selama tanggal 24 agustus 2020 hingga tanggal 4 September 2020, Senin (7/9/2020) pukul 10.00 WIB.

Selama dalam dua pekan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan jajaran telah berhasil mengungkap 36 kasus dengan 46 tersangka, diantara ada 45 tersangka laki-laki dan 1 diantaranya adalah tersangka perempuan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Buntut Pencalonan Kades, Akses Jalan Menuju Kandang Ayam Tembelang Jombang di Blokade Warga
banner 1920x1080

Giat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum S.Si., M.H. didampingi oleh Kasat Narkoba, AKP Moch. Yasin S.H.,

“Tumpas Narkoba ini, dilakukan oleh anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta jajarannya termasuk Polsek.” kata AKBP Ganis.

Keberhasilan, Anggota dalam menumpas peredaran narkoba ini, telah mengamankan 46 barang bukti berupa 8 kg sabu, 2 butir pil extacy dan 50 butir pil double L.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Tanjung Perak Pimpin Sertijab Kasat Sabhra dan Kapolsek Krembangan

“Dalam giat tumpas ini, yang paling mengejutkan adanya jaringan Internasional, 2 orang jaringan tersebut, yaitu dari Malaysia dengan Indonesia, kedua tersangka dengan inisial FF dan juga HB.” jelas AKBP Ganis.

Untuk diketahui, Adapun kasus tersebut, memiliki kategori yakni, untuk tersangka pengguna sebanyak 17 (tujuh belas) tersangka, sedangkan tersangka pengedar berjumlah 29 (dua puluh sembilan) tersangka. Sedangkan barang bukti (BB) yang sudah di amankan oleh petugas dari tangan tersangka antara lain: shabu seberat 8.533,84 gram, extacy 2 butir, pil double L (artan) 50 butir.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Tanjung Perak Pimpin Anev Mingguan

“Para tersangka ini, kami kenakan pasal undang-undang narkotik yaitu pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau maksimal hukuman mati,” imbuh AKBP Ganis.

Reporter : Mooch

banner 600x310

Pos terkait