Polres Bangkalan Gelar Hasil Kinerja Satresnarkoba dan Satreskrim di Akhir Tahun 2020

Silahkan Share ke :

Bangkalan, Beritabangsa.com – Menyambut akhir tahun 2020, Kepolisian Resort Polres Bangkalan melakukan giat pres realease analisa dan evaluasi keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang digelar di depan Gedung Graha Endra Dharmalaksana Mapolres Bangkala, Madura Jawa Timur. Kamis (31/12/2020).

Satresnarkoba Polres Bangkalan telah berhasil meringkus 5 (lima) tersangka pengedar narkoba dengan jumlah barang bukti yang telah diamankan kurang lebih 230,02 gram.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Hadiri HUT Brimob Ke-75 di Polda Jatim
banner 1920x1080

Kemudian, Satreskrim Polres Bangkalan juga telah berhasil menggulung 7 (tujuh) tersangka tindak kejahatan curanmor. dan lebih mirisnya salah satu tersangka tersebut, ada anak remaja putri yang ikut terlibat dalam aksi tindak kejahatan kriminal.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto mengatakan, pada tahun 2020 terjadi peningkatan kasus kejahatan kriminal di wilayah hukum Polres Bangkalan, sebanyak 108 kasus dari pada tahun 2019 lalu.

Berita Menarik Lainnya:  Keluarga Besar PonPes Nahdlatut Thullab lakukan Vaksin

“Lebih tepatnya sebanyak 27,8 persen.”.kata AKBP Didik Hariyanto, dihadapan Wartawan.

Lanjut AKBP Didik, akan tetapi jumlah penyelesaian kasus pidana juga naik 92 kasus atau 34,9 persen.

“Harapannya, Polres Bangkalan terus bertindak tegas dan terus berkomitmen untuk menekan semaksimal mungkin, agar kasus tindak kejahatan diwilayah Bangkalan semakin berkurang.” imbuhnya.

Menurut Kapolres, untuk kasus narkoba mengalami penurunan yang cukup signifikan di tahun 2020 ini, jika dibandingkan dengan tahun 2019.

Berita Menarik Lainnya:  Satlantas Polres Bangkalan Bagi-bagi Air Mineral dan Buah, Saat Operasi Zebra 2020 

“Dimana tahun 2019 kemarin ada 211 kasus yang kita tangani, sedangkan tahun 2020 ini hanya ada 122 kasus yang kita ungkap,” tuturnya.

Semua barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bangkalan, Madura Jawa Timur, guna untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Kini semua tersangka dijerat dengan pasal 112, 114 dan 362 KUHPidana dan di ancam dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.” pungkasnya.

 

Reporter : Umar

banner 600x310

Pos terkait