PMK Tidak Pengaruhi Omset Warung Sate Kambing, Pasar Hewan Dijaga Ketat

Satgas PMK saat melakukan penyemprotan di lokasi pasar hewan dari pagi sampai sore hari
Satgas PMK saat melakukan penyemprotan di lokasi pasar hewan dari pagi sampai sore hari
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Walaupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menyerang di wilayah Kabupaten Lumajang, sejumlah warung penjual sate kambing tidak turun omset.

Seorang pengusaha warung sate kambing, Sabar, kepada media ini, mengatakan kalau saat ini dirinya memotong 4 ekor kambing yang sebelumnya hanya 2 ekor kambing saja.

Bacaan Lainnya

“Hari Rabu dan Kamis kemarin saya potong 2 ekor kambing, dan hari ini saya potong 4 ekor kambing, malah nambah ada pesanan juga,” katanya kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Ads

Padahal merebaknya virus PMK di Kabupaten Lumajang, sudah menyerang hewan ternak jenis domba.

Berita Menarik Lainnya:  Kreatif, Pengusaha di Bondowoso Ubah Cita Rasa Rengginang Dengan Rasa Buah Agar Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

“Alhamdulillah dari sisi kambing PE jualan sate kambing tidak ada penurunan omset, biarpun berita PMK terus-terusan muncul,” ucapnya.

Ads

Sementara itu, penanganan pencegahan PMK, masih terus dilakukan di lokasi pasar hewan hingga sore hari.

“Ya kami melakukan penyemprotan di lokasi pasar hewan dari pagi sampai sore hari menjelang pasar hewan ditutup,” ujar salah seorang petugas Satgas PMK kepada media ini.

Rutinitas ini, kata petugas akan dilakukan 2 kali seminggu, pada waktu dibukanya pasar hewan.

“Penyemprotan dilakukan pada hari Senin dan Jumat setiap Minggu, hal ini untuk mencegah penularan virus PMK,” ungkapnya lagi.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800