Pegawai Samsat Tewas Dibunuh, Ditemukan Bersimbah Darah di Warung Es Dawet

Warung es dawet tempat penemuan mayat wanita, diduga korban pembunuhan, Selasa (28/12/2021) | Foto: Heru
Warung es dawet tempat penemuan mayat wanita, diduga korban pembunuhan, Selasa (28/12/2021) | Foto: Heru
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-NGAWI – Warga sekitar Jalan Raya Ngawi Maospati Desa Klitik, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, geger. Pasalnya, seorang perempuan ditemukan tak bernyawa di warung Dawet Aren Khas Jogjakarta Jalan setempat, Selasa (28/12/2021).

Ads

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait temuan mayat tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita belum bisa memastikan kenapa. Yang jelas korban ini masih kita selidiki. Apa ada unsur kekerasan, kesengajaan atau apa, kita tunggu hasil penyelidikan,” kata AKBP I Wayan Winaya Kapolres Ngawi, kepada beritabangsa.com.

Korban diketahui bernama Tantri Rachmawati (40) warga Desa Keras Wetan, Geneng, Ngawi.

Korban merupakan salah satu pegawai harian lepas Kantor Bersama Samsat Ngawi. jasad korban ditemukan oleh Suryati (36), pegawai warung es dawet di Jalan Raya Ngawi Maospati,

Informasi Beritabangsa.com, sebelumnya Suryati, pemilik warung es dawet hendak membuka warung dengan membawa sejumlah barang.

Saat dia datang, di depan warungnya ada sebuah motor. Dia lantas masuk mengira sudah ada pelanggan yang menunggu.

Namun, betapa kaget bukan kepalang karena sudah ada sesosok mayat wanita yang sudah bersimbah darah di kepala.

“Saya kaget. Tahu – tahu sudah ada mayat saat saya masuk ke sana. Tidak ada yang tahu kapan masuknya. Saya pagi lewat belum ada apa-apa. Tapi pas saya masuk sudah ada motor sama korban sudah ada di dalam,” kata Suryati

Kemudian Suryati meminta bantuan warga lainya dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Atas laporan tersebut pihak polisi langsung ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Dari Hasil pemeriksaan olah TKP, ada beberapa benda yang diamankan polisi yang diduga jadi alat yang digunakan untuk menghilangkan nyawa Tantri.

“Kami sudah lakukan olah TKP. untuk penyebabnya masih perlu hasil autopsi dulu. Ada beberapa luka yang ditemukan di tubuh korban. Utamanya kepala, wajah, tangan, dan perut,” kata Wayan.

Pihaknya, masih belum bisa memastikan penyebab pasti meninggalnya Tantri. Saat ini masih dalam proses otopsi di RSUD dr Soeroto Ngawi.

Wayan menyebut kalau pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Pos terkait

banner 768x1152