Peduli Penerus Bangsa, LPM Suramadu Bagikan Makanan Bergizi ke Anak Stunting

Dari kiri, Dini Ismawati Kasi Kearah Kel. Asemrowo. H. Lukman Hakim, Sekjen LPM Suramadu. Widodo LPMK Asemrowo. Asnawi Lurah Asemrowo saat memantau pembagian makanan bergizi | Foto: Mawardi
Dari kiri, Dini Ismawati Kasi Kearah Kel. Asemrowo. H. Lukman Hakim, Sekjen LPM Suramadu. Widodo LPMK Asemrowo. Asnawi Lurah Asemrowo saat memantau pembagian makanan bergizi | Foto: Mawardi
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Tindakan nyata untuk pengabdian terus dilakukan ke masyarakat oleh LPM Suramadu. Aksi nyata kali ini dilakukan sebagai gerakan masyarakat peduli stunting (Germas Pas). Terkini, aksi nyata digelar Rabu (1/12/2021) menggandeng Kelurahan Asemrowo dan LPMK, bagi-bagi bingkisan untuk anak stunting.

Sedikitnya ada 20 anak telah masuk pendataan pihak Kelurahan Asemrowo.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Mobil Dinas Angkut Kayu, Inspektorat Akan Telusuri Kebenarannya

Aksi ini dilakukan di markas LPM Suramadu. Sebelumnya mereka diberi edukasi soal pentingnya gizi pada balita. Kemudian diberi bingkisan berupa makanan bergizi, susu, biskuit dan vitamin.

Dini Ismawati, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian, Kelurahan Asemrowo, mengatakan anak kategori stunting ciri – cirinya tinggi badan di bawah angka -2 standar deviasi (SD).

Terlebih lagi, jika kondisi ini dialami anak yang masih di bawah usia 2 tahun dan harus ditangani dengan segera dan tepat.

Berita Menarik Lainnya:  Gowes 33 Km, Lelah tanpa Kesah Menuju PT. MNJ

“Penilaian status gizi dengan standar deviasi tersebut biasanya menggunakan grafik pertumbuhan anak (GPA) dari WHO,” ujarnya.

Sedangkan menurut H. Lukman Hakim, S.H., tubuh pendek pada anak yang berada di bawah standar normal merupakan akibat dari kondisi kurang gizi yang telah berlangsung dalam waktu lama.

Maka lanjut Lukman Hakim, pihaknya merasa terpanggil untuk ikut membantu program pemerintah terkait pemulihan stunting di Surabaya.

Ditemui terpisah, H. Abdul Rohim, Ketua Umum LPM Suramadu, mengatakan anak-anak adalah penerus masa depan, maka sepatutnya harus diperhatikan terkait asupan nutrisi sejak bayi, sehingga kasus stunting tidak lagi ada atau setidaknya bisa diminimalisir.

Berita Menarik Lainnya:  Varian Baru Covid 19 di Bangkalan, IDI Jatim, Masih Menunggu Hasil Sampel ITD Unair

Pihaknya sangat mendukung program Pemerintah Kota Surabaya terkait stunting yang selama ini sudah dijalankan.

Untuk selanjutnya acara serupa akan terus dilakukan di markas LPM Suramadu secara kontinyu.

Di tempat yang sama, Lurah Asemrowo, Asnawi, mengatakan program Gerakan Masyarakat Peduli Anak Stunting (Germas Pas) telah dilakukan oleh Kelurahan Asemrowo dibantu oleh kader-kader PKK dan dan dihadiri istri Wali Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280