Oknum Muadzin Surabaya Nekat Mencabuli Anak Dibawah Umur

Surabaya, Beritabangsa.com – Perlakuan yang sangat tidak terpuji dan tak patut buat contoh, Bagaimana tidak, seorang oknum muadzin musholla di Surabaya nekat mencabuli anak yang masih dibawah umur.

Pasalnya, aksi nekat tersebut, dilakukan didalam tempat ibadah atau di lokasi yang dibuat aktifitas tiap hari kalau ia melakukan adzan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Residivis Kambuhan Dibekuk Polrestabes Surabaya
banner 1920x1080

Pelaku berinisial BHR (53) tahun, beralamat Dsn Marparen, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, atau pelaku indekos Jalan Wiyung Tengah Gg I Surabaya.

Berawal, Kedua korban ada di dalam Musholla, yang mana, korban saat itu sedang menunggu Guru ngaji dan teman – temannya.

“Tiba – tiba pelaku mendatangi korban dan langsung meremas payudara serta menciumi bibir korban dengan tangan kanan pelaku, secara bergantian.” kata Iptu Fauzy Pratama, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Sabtu (22/08/2020).

Berita Menarik Lainnya:  Kasus Bos Jamu Sidoarjo Patut Dipertanyakan Administrasinya Ke Penyidikan Polda Jatim

Lanjut Iptu Fauzy, pelaku mengancam korban untuk tidak memberitahu kepada siapapun dan korban diberi uang Rp.3.000,- (Tiga Ribu Rupiah).

“Karena takut, korban langsung lari menuju kerumahnya, dan melaporkan kejadian tersebut pada orang tuanya masing – masing.” imbuh Iptu Fauzy.

Mendengar laporan dari anak kandungnya, orang tua korban langsung bergegas melaporkan ke Mapolrestabes Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Visi Jaksa Berhati Nurani, Ini Isi Rakernas Kejaksaan RI

“Pelaku mengakui semua perbuatannya di hadapan polisi, dan perbuatannya tersebut hanya ingin bercanda dengan korban.” jelas Iptu Fauzy.

“Atas perbuatan pelaku, Kami jerat dengan pasal 81 UU RI No.17 tahun 2016 jo pasal 76D UURI No.35 tahun 2014 tentang perubahan kedua UURI No.23 tahun 2002 Tentang perlindungan Anak menjadi undang-undang.” pungkasnya.

Reporter : Umar

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *