Modal Bujuk Rayu ABG Setubuhi Anak Bawah Umur

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com– Perlakuan yang tidak patut dibuat contoh atau ditiru, ABG (Anak Baru Gede) ini, hanya modal bujuk dan rayuan, sampai nekat melampiaskan hasratnya dengan setubuhi anak dibawah umur.

Saat ini, Pelaku harus berurusan dengan Kepolisian Resort Polrestabes Surabaya, lantaran telah meniduri seorang perempuan yang masih di bawah umur (16) tahun.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Aliansi Bondowoso Memanggil Gelar Aksi Tolak UU Omnibus-law di DPRD Bondowoso
banner 1920x1080

Identitas tersangka, berinisial WP (18) tahun, indekos di Jalan Wonorejo Manukan Tama, Kecamatan Tandes Surabaya.

“Berawal Korban, berkenalan dengan tersangka di dunia maya, melalui media sosial Facebook, setelah bertemu, saat itulah korban yang masih ABG harus kehilangan kehormatannya pada tersangka yang baru dikenalnya.” kata Kanit PPA, Iptu Fauzy Pratama.

Menurut Iptu Fauzy, korban memang baru kenal pada tersangka, Namun tiba-tiba korban tak kuasa mendengar bujuk rayunya, hingga bersedia melayani nafsu bejat tersangka.

Berita Menarik Lainnya:  ITS Raih Peringkat Akreditasi SINTA-3 untuk JATS

“Memang sudah sekian lama mereka berdua berjanjian untuk berjumpa, Setelah tersangka bertemu langsung membujuk korban, membawa ke rumah kos-nya, yang memang lagi sepi.” imbuh Kanit PPA. Iptu Fauzy

Aksi bujuk tersangka terbongkar oleh ayah korban, lantaran ayah korban mencurigai gelagat anaknya .

“Sehingga ayah korban menemukan chat dari tersangka yang menjurus pada persetubuhan, Berdasarkan hasil chat korban dengan tersangka, ayah korban mengintograsinya dan korban yang merupakan abg mengakui telah di setubuhi tersangka hingga berujung laporan pada kami.” jelas Iptu Fauzy.

Berita Menarik Lainnya:  Smart Parenting SMPN 1 Lumajang, Didik Anak dengan Cinta Raih Cita-cita

Atas laporan dari ayah korban, Anggota langsung gerak cepat menyelidiki dan melengkapi alat bukti, alhasil tersangka ditangkap di rumahnya.

Ditambahkannya, tersangka setelah di intograsi penyidik, ia mengakui perbuatannya dan melakukannya di rumah indekosnya, dalam keadaan sepi.

“Aksi persetubuhan tersebut, tersangka mengakui menyetubuhi korban sebanyak dua kali dalam waktu yang sama,” pungkas Iptu Fauzy.

Reporter : Umar

banner 600x310

Pos terkait