Mitigasi Bencana, BPBD Jatim Bentuk SPAB di Kota Probolinggo

SPAB
Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Probolinggo oleh BPBD Jatim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Mitigasi bencana merupakan upaya penting untuk pencegahan bencana di daerah-daerah yang rawan bencana. Bahkan, pencegahan bencana perlu dilakukan sekalipun di sekolah atau Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Upaya mengurangi risiko bencana itulah, yang kini digenjot Pemkot Probolinggo, Senin (15/08/2022). Di sekolah MA Riyadlus Sholihin Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, SPAB dibentuk.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Diduga Peras Berdalih Biaya ADV, Dua Oknum Wartawan Diringkus Polisi
banner 1024x1366

Pembentukan SPAB, baru dilaksanakan di Kota Probolinggo tepatnya di pesantren. Sebelumnya, program SPAB di Jawa Timur juga sudah berjalan seperti Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.

“Program dari kami adalah  pengurangan risiko bencana, kita coba ke pencegahan, kita mengajari, edukasi, sosialisasi, tandur-tandur dan lain-lain itu bagian daripada pencegahan,” jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Jawa Timur Budi Santoso.

Lanjutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut dari perda oleh gubernur yang disampaikan dan disahkan melalui DPRD untuk pondok pesantren.

Dalam kesempatan itu pula, BPBD Provinsi Jawa Timur juga telah menyiapkan Mosipena yakni Mobil Edukasi Penanganan Bencana. Yang dilengkapi fasilitas videotron, komputer interaktif, mobile sound system, literatur buku tanggap bencana, banner serta kelengkapan unit lainnya.

Berita Menarik Lainnya:  Cegah Penularan Covid-19, Siswa SD Citrodiwangsan 02 Lumajang Lakukan Vaksinasi di Sekolah

Sementara itu, menurut Asisten Administrasi Pemerintahan Gogol Sujarwo , pihaknya menyampaikan terima kasih kepada BPBD Provinsi Jawa Timur karena turut serta bersama-sama menjalankan amanat UU nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

“Karena ada bentuk perhatian dan implementasi yang ada di daerah karena ini memang amanat dari Undang-undang nomor 24 tahun 2007 bahwa kita semua harus tangguh ya, ini tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan swasta,” kata Gogol.

Berita Menarik Lainnya:  Haji Ditiadakan, Puluhan CJH di Jombang Meninggal Sebelum Berangkat

Pihaknya juga berharap program SPAB ini, juga diterapkan di sekolah-sekolah lainnya dari jenjang terbawah sampai jenjang menengah di Kota Probolinggo. Agar, sekolah-sekolah di Kota Probolinggo juga punya peran penting dalam antisipasi bencana.

Pembentukan SPAB, juga dihadiri Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo, perwakilan Kantor Kemenag Kota Probolinggo dan Kepala Sekolah MA Riyadlus Sholihin H Suhlal.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280