Menko PMK Apresiasi IKA ITS Donasikan 530 Gawai Untuk PJJ

Beritabangsa.com, Surabaya – Menko PMK (Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) RI, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP memberikan apresiasi kepada Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA-ITS) yang telah mendonasikan 350 gawai untuk kegiatan Belajar Jarak Jauh (PJJ). Donasi tersebut diserahkan secara simbolis di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta.

Donasi tersebut disaksikan langsung oleh 40 pejabat dari Kemenko PMK, ITS, IKA ITS, dan perwakilan sekolah, serta diikuti secara virtual oleh 160 peserta dari berbagai daerah.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Muhadjir Effendy menyampaikan sumbangan dari IKA ITS ini sangat membantu sejumlah siswa dan guru dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan dapat memanfaatkan kemajuan Iptek Revolusi Industri 4.0.

“Jangan sampai pandemi ini juga menjadikan generasi penerus kita tertinggal dalam pendidikannya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan inisiatif IKA ITS ini dapat menjadi contoh baik dan diikuti oleh pihak-pihak lainnya. Ia juga berpesan agar kita tidak lengah dan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa Minta Dukungan Pengembangan Ijen Geopark Saat Bertemu Menteri PPN

“Menghentikan pandemi ini memerlukan komitmen dari kita semua, yaitu dengan mencegah diri kita tertular dan mencegah diri kita menulari orang lain,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula, Muhadjir langsung memberikan bantuan donasi gawai kepada perwakilan sekolah yang hadir. Bantuan ini disalurkan kepada tujuh Sekolah Dasar (SD), satu Sekolah Luar Biasa (SLB) swasta, dan satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta yang tersebar di beberapa daerah, di antaranya adalah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dalam hal ini, Yayasan Nurani Dunia turut membantu dalam mengidentifikasi sekolah-sekolah yang membutuhkan gawai, utamanya di wilayah pedesaan.

Sementara, Ketua IKA ITS, Ir Sutopo Kristanto MM, mengatakan gerakan pengumpulan donasi bertajuk Gotong Royong Dukung Pembelajaran Jarak Jauh ini telah dimulai sejak bulan Oktober 2020 lalu. Penggalangan dana ini berhasil mengumpulkan 530 gawai yang dilengkapi dengan kartu perdana internet untuk keperluan kegiatan belajar mengajar.

Berita Menarik Lainnya:  Di Malang Menko PMK Percepat Vaksinasi Lansia

“IKA ITS juga menyerahkan 530 set perlengkapan school covid kit yang berisi masker, hand sanitizer, dan sabun cuci tangan guna mendukung penerapan protokol kesehatan oleh murid dan guru,” kata Sutopo.

Ia menuturkan, jumlah perangkat gawai yang didonasikan memang masih terlampau jauh bila dibandingkan dengan jumlah kebutuhan yang diperlukan. Meskipun demikian, IKA ITS tetap memberanikan diri bergotong royong menggalang donasi dengan semangat untuk meringankan beban para guru dan murid di tengah pandemi.

“Setidaknya kita bisa memulai suatu hal yang kecil untuk lompatan yang besar dan berapa pun jumlah bantuan yang dapat kami berikan, itulah simbol kepedulian kami,” ucapnya tulus.

Disamping itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng juga turut hadir secara virtual dan menyampaikan sambutannya. Ia mengatakan bahwa IKA ITS memiliki komitmen dan kepedulian yang kuat untuk mendukung pembelajaran daring akibat pandemi.

“Ini merupakan langkah nyata IKA ITS turut menyelesaikan kendala utama dalam sistem pembelajaran daring saat ini,” tuturnya. Ashari juga menambahkan, ITS bersama alumni akan tetap terus berinovasi serta berkontribusi untuk kemakmuran masyarakat dan kemandirian bangsa.

Berita Menarik Lainnya:  Tim ITS Ambil Peran dalam Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Selain itu, Ketua Yayasan Nurani Dunia Dr Imam B Prasodjo menyatakan bahwa sangat menghargai inisiatif IKA ITS dalam aksi kepedulian ini. Ia menyampaikan, setiap kali Indonesia menghadapi situasi sulit karena berbagai bencana, seluruh elemen masyarakat turun tangan bergotong royong. Itulah mengapa Indonesia selalu berhasil dalam mengatasi masa-masa sulit.

“Gerakan IKA ITS ini merupakan wujud kepedulian yang selalu menjadi ruh kehidupan bangsa Indonesia, ini adalah modal sosial yang harus kita miliki, tumbuhkan, dan perkuat sampai kapanpun,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Sutopo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada segala pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Ia pun berpesan kepada IKA ITS untuk sungguh-sungguh dalam mematuhi protokol kesehatan dan dapat menjadi panutan.

“Mari kita meningkatkan solidaritas kita, masih banyak di luar sana yang memerlukan uluran tangan kita, dengan begitu Indonesia akan menyongsong masa depan yang lebih baik setelah era pandemi ini,” pungkasnya.

Reporter : Ali Wafa
Publisher : Atho’ illah

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *