Menengok Kedai Mie Hitam Manis, Berawal Kisah Asmara Mahasiswa di Jombang

Risqi Amalia, owner kedai mie hitam manis Jombang
Keterangan foto : Risqi Amalia, owner kedai mie hitam manis Jombang
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Jombang – Mengenal nama warung di Jombang, sudah tak asing lagi bermacam nama yang dipakai untuk menarik pelanggan. Seperti diberi nama yang aneh, hingga nama warung dari sejarah dan kisah kehidupan pengelola.

Hal itu seperti usaha yang dimiliki oleh pasangan suami istri yang keduanya sama alumni dari kampus Unipdu Jombang. Adalah Syarif Idiganir (29) bersama Risqi Amalia (27).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Al kisah, membuka usaha rumah makan mie hitam manis tersebut berawal dari pertemuannya di kampus yang kerap dikenal kampus insan penuh cinta Unipdu Jombang.

“Awalnya itu kita sudah saling kenal dalam kampus dan dipersatukan kelasnya dalam satu fakultas. Setelah mengetahui posisi sudah jelang semester akhir, dan biaya untuk membayar itu kurang, akhirnya kami saling akrab dan belajar untuk membuka usaha,” ujar Risqi kepada media Beritabangsa.com, Rabu (23/6/2021).

Kemudian, dirinya menjelaskan membuka usaha waktu itu tidak mudah. Karena dirinya harus mengelilingi daerah keramaian di Jombang terkait perdagangan ataupun kuliner.

Berita Menarik Lainnya:  540 Personil Operasi Lilin Semeru 2020 Disiagakan, Kapolres Bondowoso : Jangan Sampai Ada Kluster Baru di Nataru

Sehingga secara tidak langsung dirinya mengetahui bahwa masih kurang dengan varian mie di kota santri Jombang. maka dari itu, pihaknya langsung belajar autodidak melalui beberapa chanel di YouTube.

“Belajar dan mengambil nama itupun tidak mudah dan cepat, kami berfikir dan training waktu itu sampai satu bulanan lebih. Bermula dicicipi sendiri hingga menawarkan tanggapan rasa kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Dalam kampus, bagi Syarif sering dikenal hitam dan Risqi seringkali disebut yang manis. Maka dari itu, di akhir semester sebelum wisuda, keduanya sudah membuka usaha rumah makan tersebut yang diberi nama Mie Hitam Manis.

“Ya itu namanya diambil dari julukan orangnya, jadi waktu itu pada tahun 2017 di masa akhir semester kuliah. Selain ingin berusaha, juga waktu itu mengejar biaya kuliah plus wisudanya,” tuturnya saat diwawancarai.

Dalam pemasarannya, mengatakan sudah dari awal membuka diselingi mempublikasikan di berbagai sosial media. Hingga tak lama kemudian, dirinya mengaku bahwa omzet yang didapat sebelumnya mulai dari Rp,7.000.000 hingga Rp,14.000.000.

Berita Menarik Lainnya:  Ramadhan Bulan Penuh Berkah, Alumni Isadaru Bagikan Takjil Kepada Pengendara Jalan

“Itu sebelum virus Covid-19 melanda di Indonesia ini, karena waktu itu banyak masyarakat dekat maupun jauh yang suka. Terkadang pesan ditempat, kadang juga ada yang melalui Gojek. Setelah pandemi ini mulai sepi, hingga omzet yang kami dapat sekitar tiga sampai enam juta. Ya turun setengahnya,” jelas alumni kampus Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang.

Sementara salah satu menu yang menjadi handalan dalam tempat itu ialah Mie Antiq level sahabat. Mienya yang manis dan gurih, selain itu pedasnya juga bikin bersahabat dengan poster kekuatan standard.

Setelah dirasa, dengan mie berbahan alami dan olahan sendiri tersebut membuat hasil yang lembut mudah dikunyah. Selain rasanya yang manis, ketika disantap dan dikunyah dalam mulut, pedasnya bikin mulut bergoyang.

Dalam sajiannya tidak hanya mie saja, dan inipun berbeda dengan yang lain. Setiap pesanan, selain mie juga terdapat separuh pocong sosis, somai, kerupuk mie dan beberapa rempah-rempah lainnya.

Diketahui terdapat dua menu asyik dalam rumah makan tersebut, ada Mie Antiq dan Mie Legit. Sedangkan untuk level diantaranya original, single, sahabat, hingga selingkuh. Dalam perbedaan level tersebut sesuai tingkat rasa kepedasannya.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa Sebut Kasus Stunting di Bondowoso Turun Drastis

Jadi bagi anda nih yang masih belum tahu ngerasain mie tersebut, yuk ke tempat Rumah Makan Mie Hitam Manis yang berada di Jl. Singoharjo, Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Selain tempatnya yang mudah diakses, suasana warungnya juga terasa sejuk yang dikarenakan berada dibawah naungan pohon besar didepannya. Tidak hanya harus ditempat jadi bagi anda yang ingin pesan tapi terlalu jauh tempatnya, sudah bisa melalui grab food.

“Saya berharap kedepannya yang utama pandemi ini segera selesai dan usaha ini bisa lebih berkembang dengan menciptakan ciri khas baru yang baru dan berkualitas. Selain ketempat bisa melalui grab food dan chat terlebih dahulu ke nomor wa 082234508930. Semoga senang dan berkenan bagi pelanggan,” imbuhnya penuh harap.

Sementara berdasarkan data yang diterima Beritabangsa.com, perempuan tersebut pernah berkiprah dan berjuang dalam organisasi keislaman, yakni di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Umar Tamim Jombang. Serta dirinya sempat menjadi sekertaris dalam komisariat PMII Umar Tamim Jombang.

Reporter : Fa’iz
Publisher : Maab

banner 600x310

Pos terkait