KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU 2021-2026

KH. Miftahul Akhyar Rais Aam PBNU 2021-2026 | Foto: Panitia Muktamar NU
KH. Miftahul Akhyar Rais Aam PBNU 2021-2026 | Foto: Panitia Muktamar NU
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BANDARLAMPUNG – KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026. Hal itu diputuskan melalui musyawarah mufakat sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), dalam sidang pleno IV di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Kamis (23/12/2021) malam.

“Alhamdulillah Ahwa bahwa yang menjadi Rais Aam untuk PBNU 2021-2026 yakni al mukarram KH Miftachul Akhyar,” kata KH Zainal Abidin salah satu anggota Ahwa.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Tanjung Perak Pimpin Anev Mingguan
banner 1024x1366

Ada harapan besar terhadap Rais Aam ke depan untuk fokus di dalam pembinaan dan pengembangan NU. Lalu, beliau berkata, sami’na wa atha’na.

Kedua, pertimbangan para anggota Ahwa diharapkan kepada Rais ‘Aam terpilih agar ketika muncul calon ketua Tanfidziyah diharapkan menerima semua bakal calon itu. Tentu kalau memenuhi syarat ada AD/ART yang mengatur persyaratan itu.

“Sami’na wa atha’na,” ujar Kiai Miftach.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Akan Bentuk Satgas Antisipasi Kelangkaan LPG

Sembilan ulama tersebut adalah KH Dimyati Rois, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma’ruf Amin, KH Anwar Manshur, TGH Turmudzi Badaruddin, KH MIftachul Akhyar, KH Nurul Huda Jazuli, KH Ali Akbar Marbun, dan KH Zainal Abidin.

Musyawarah dilakukan dengan penuh keakraban, kekeluargaan, keadaban, sopan santun, dan akhlak itu dipimpin oleh Kiai Makruf.

Ketika Gus Mus dimintai pandangan, ia tidak berkenan memulai mengingat ada yang lebih sepuh.

Perlu diketahui, bahwa Anggaran Rumah Tangga pasal 40 ayat 1 hasil Muktamar ke-33 pada 2015 di Jombang mengatur pemilihan Rais Aam PBNU ditetapkan melalui sembilan anggota Ahwa.

Berita Menarik Lainnya:  Rais Aam PBNU Tinjau Vaksinasi Santri Ponpes Miftachus Sunnah

Sembilan anggota Ahwa tersebut diusulkan oleh Muktamirin. Peserta Muktamar itu mewakili Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Kiai Miftach sebelumnya terpilih sebagai Rais Aam sebagai pejabat sementara (Pjs.) untuk melanjutkan kepempimpinan KH Makruf Amin yang mengundurkan diri pada 22 September 2018 lalu.

Ia juga pernah menjabat sebagai Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur dua periode dan Rais Syuriyah PCNU Surabaya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280