Ketua Yarsis Jatim Siap Kawal klinik RSNU Bondowoso Jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak NU

Bondowoso, Beritabangsa.com – Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsis) Jawa Timur, M. Nuh, mengatakan, ia siap mengawal perubahan Klinik Rumah Sakit Nadhlatul Ulama (RSNU) di Bondowoso beralih menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak NU.

“Transisi ini ijinnya telah keluar, selanjutnya akan disiapkan untuk proses pembangunan berikut berbagai kesiapan sumber daya manusia,” ujarnya saat melakukan peninjauan ke Klijik RSNU, Sabtu (26/9/2020).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Angka Kematian Covid di Jombang Capai 10%, Satgas Berlakukan Jam Malam
banner 1920x1080

Transisi ini dinilainya sangat tepat. Karena salah satu yang dihadapi oleh bangsa ini, adalah layanan kesehatan.

Untuk itulah, mantan Rektor ITS Surabaya ini mengatakan, ada empat hal yang harus dilalui. Diantaranya, yakni aspek perijinan, fisik atau kesiapan bangunan. Termasuk, fasilitas alat kesehatan, dan sumber daya manusia.

“Manejemennya harus berubah lagi. Dikembangkan lagi. Berbed  manejemen klinik dengan umah sakit. Karena ini juga akan dikawinkan lagi dengan BPJS, asuransi-asuransi. Sekalian ITnya,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Alumni 1993 SMP Wachid Hasyim 4 Surabaya, Jalin Keharmonisan

Ia mengharapkan rumah sakit Ibu dan Anak ini juga bisa menjadi rumah sakit modern. Mulai dari tata kelola, dan dokter-dokternya. Sehingga, nantinya pun turut juga bisa memberikan pelayanan kabupaten lainnya.

“Sehingga disini nantinya menjadi daerah rujukan bagi kabupaten sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Transisi Alih Status Klinik NU menjadi RS NU, Ahmad Dhafir, mengatakan, pihaknya akan mengorganisir kembali rumah sakit tersebut.

Salah satunya yakni, melakukan pengembangan gedung rumah sakit di lahan sekitar 2 ha.

Di sisi lain, pihaknya juga akan memberikan subsidi kepada tenaga medis selama satu tahun sebagai upaya membangkitkan kembali rumah sakit tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Hanya Siapkan Obat-obatan, PMI Bondowoso Juga Ikut Penanaman Reboisasi di Gunung Suket

“Maka kemudian, bahwa yayasan dan beberapa pengurus akan mensubsidi gaji para tenaga medis selama satu tahun mulai bulan ini,”  kata Ketua DPRD ini.

Ia menerangkan, ijin rumah sakit ibu dan anak telah terbit. Makanya, RSNU itu sudah boleh berpraktek.

“Maka kami selaku tim transisi ini menyiapkan infrastruktur dan semua tenga medis untuk segera start,” pungkasnya.

 

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *