Kejari Jombang Musnahkan Barbuk Narkoba, Cukai dan Alat Judi

Barbuk
Tampak kegiatan pemusnahan barang bukti kasus pidana di Jombang, ketika berlangsung di halaman belakang DLH Jombang. Foto : Fa'iz

BERITABANGSA.COM- JOMBANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang memusnahkan sejumlah barang bukti (Barbuk) kasus pidana, Kamis (24/11/2022) siang di halaman belakang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang.

Terdapat ribuan barang bukti dari 246 perkara selama delapan bulan, dibakar musnah. Barbuk narkoba, rokok tanpa pita cukai, hingga alat judi.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Hadiri HUT Beritabangsa.com ke-1, KJJT: Momentum Satukan Solidaritas
banner 1920x1080

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Tengku Firdaus mengatakan, pemusnahan Barbuk dilakukan sesuai putusan pengadilan sejak bulan April hingga November 2022. Selanjutnya di akhir tahun nanti, Barbuk kasus pidana tetap akan dimusnahkan bersama-sama.

“Jadi ada 246 perkara yang terdiri dari narkotika, Undang-undang Kesehatan, judi dan cukai. Pemusnahan ini, terkait putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, April- November 2022,” ujar Tengku Firdaus di lokasi.

Tahun ini, pemusnahan hasil Barbuk ada peningkatan. Di antaranta kasus narkotika dan rokok ilegal.

Berita Menarik Lainnya:  Pesan Cynthia ke Giring: Ikhlas Bekerja untuk Rakyat

Sementara jumlah Barbuk yang dimusnahkan itu terinci, 119.908 butir pil doble L, 445.66 gram sabu-sabu, 0,19 gram ganja kering, dua kardus alat hisap narkotika jenis sabu-sabu, 185 karton rokok tanpa pita cukai, dan 16 alat judi dadu.

“Ada peningkatan. Kalau perkara cukai saja ada 5 perkara dengan barang bukti yang luar biasa. Narkotika ada peningkatan,” jelasnya.

Sebelumnya Barbuk perkara cukai yang sudah dititipkan ke kantor Bea Cukai Kediri dan telah dimusnahkan. Tak lupa, Tengku Firdaus menyebut jumlah kerugian negara dari kasus narkotika dan cukai tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  i-Deora, Desain Mobil Listrik Mahasiswa ITS bagi Lingkungan Urban

“Di Kediri sekitar 21 miliar total kerugian negaranya. Untuk perkara narkotika ada sekitar 500 sampai 600 juta. Ini untuk narkotika ada beberapa barang buktinya sudah dimusnahkan, untuk barang bukti di persidangan, nah ini tinggal sisanya yang kita musnahkan, ” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *