Kapolda Jatim Kampanye Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru dan Bagikan Masker

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Kapolda Jatim beserta Forkopimda Jatim dan Daerah Kota Surabaya, Gelar giat Gerakan Memakai Masker. Hal ini merupakan bentuk mencegah munculnya klaster baru dari klaster Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Bertempat di Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember Surabaya, Kamis (10/9/2020) pukul 08:00 wib.

Kegiatan ini, Juga merupakan gaya hidup baru dan Bentuk Kampanye Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru, dan berlanjut Kapolda Jatim membagikan Masker untuk Warga.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Dalam acara tersebut tampak, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Eddison Isir dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis, Serta WaliKota Surabaya Tri Rismaharini.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 14.150 Pasang Sepatu ke China

Selain itu turut dihadiri perwakilan dari dua pasangan calon Wali Kota Surabaya, KPU Kota Surabaya, Bawaslu, Parpol, dan elemen masyarakat.

Kapolda Jatim, Irjen Pol M. Fadil Imran dalam sambutannya mengingatkan kepada masyarakat agar terus menggunakan masker. Terutama bagi anak muda millenial yang secara imun kuat.

“Karena bagi pemuda millenial yang secara kesehatan masih kuat, harus bisa menjaga orang tua, maupun masyarakat lain.” kata Irjen Pol M. Fadil.

Menurut Fadil, Masih menjumpai dan terus menyoroti temuan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan dalam tahapan pilkada. Gerakan memakai masker diharapkan Fadil menjadi salah satu solusi mencegah timbulnya klaster baru.

“Tetap memakai masker, masker dan masker. Mereka yang masih di rumah sakit covid-19 nya sudah sembuh, hanya penyakit penyerta belum sembuh.” terangnya.

Pada kesempatan ini, Kapolda Jatim juga menindaklanjuti dan melakukan antisipasi tentunya di klaster Pilkada Kota Surabaya dengan menghadirkan teman-teman penyelenggara.

Berita Menarik Lainnya:  Lurah Minta THR, Bupati Jombang Resmi Ganti yang Baru

“Saat ini, Ada Ketua KPU Surabaya, dan dari Bawaslu kebetulan berhalangan. Tapi ikut mendukung kegiatan kita, bersama tim dari paslon (pasangan calon) serta partai pengusung dan pendukung masing-masing paslon.” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam sambutannya, mengaku bersyukur kondisi masyarakat kota Surabaya semakin membaik.

“Dari rata-rata kesembuhan bisa mencapai angka 100 persen. Seperti kemarin, yang sakit 26 orang sedangkan yang sembuh mencapai 100. Saya matur nuwun kepada semuanya terus bahu membahu dalam menangani ini.” tutur Risma.

Setelah masing-masig memberikan sambutannya, Acara dilanjutkan dengan memberikan pembagian masker kepada beberapa elemen masyarakat baik itu Driver Gojek, Banser, Bonek, Pagar Nusa dan PSHT, dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Kemudian dilanjutkan penandatanganan kesepakatan yang menyatakan, Kami Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Penyelenggara Pemilu dan Seluruh Elemen Masyarakat Kota Surabaya Menyatakan: 4(Empat) Sanggup, 1(Satu): Sanggup mematuhi dan mentaati serta melaksanakan Protokol Kesehatan dalam melaksanakan seluruh kegiatan; 2(Dua): Sanggup dengan suka rela membantu pemerintah mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya; 3(Tiga): Sanggup bersama dengan masyarakat pola hidup sehat dan tidak melanggar Ptotokol Kesehatan; 4(Empat): Sanggup Bersama-sama dengan simpatisan menjadi pelopor penerapan disiplin Protokol Kesehatan.

Berita Menarik Lainnya:  Program SMA DT Dispendik Jatim Tawarkan 'Up Skilling’

Kesepakatan ini dibuat dan di Tanda Tangani oleh, Walikota Surabaya, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kapolrestabes Surabaya, Kaporles Pelabuhan Tanjung Perak, Ketua DPRD Kota Surabaya, Ketua KPU Kota Surabaya, Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Ketua MUI Kota Surabaya, Ketua FKUB Kota Surabaya, Eri Cahyadi S.T, M.T dan Mahfud Arifin S.H.

Reporter : Mooch

banner 600x310

Pos terkait