Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Kembang Bangun Jalan Dengan Swadaya

Beritabangsa.com, Bondowoso – Warga Desa Kembang, Tlogosari memperbaiki jalan rusak secara swadaya di Dusun Panggang. Warga secara sukarela meluangkan waktu bahkan rela mengeluarkan biaya pribadi agar memperoleh akses jalan yang layak.

Warga menyebut jika sudah dua kali bergotong royong melakukan perbaikan salah satu akses menuju Dusun Panggang. Sebelumnya telah memperbaiki gorong-gorong dan memplester pintu masuk dusun.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

“Sebelumnya perbaikannya ditanggung bu haji. Sekarang ini disumbang warga RT 28,” terang Helmi (21) warga setempat, Jumat kemarin (20/3).

Berita Menarik Lainnya:  LPA Kabupaten Asahan Gelar Forda Perlindungan Anak

Helmi menyebut jika akses jalan menuju dusun panggang sejak dari dulu memang rusak parah. Apalagi jika musim penghujan tiba, jalan pasti tergenang air. Jalan yang licin tak jarang membuat warga terjatuh.

“Kalau musim hujan seperti sekarang ini yang bahaya. Becek, licin,” terangnya.

Warga bukannya tidak mau menunggu perbaikan dari pihak Desa melalui Dana Desa (DD) yang setiap tahun dikucurkan oleh Pemerintah Pusat, namun warga mengaku sudah menyerah untuk meminta perbaikan kepada pihak Desa karena tak kunjung membuahkan hasil. Sehingga langkah cepat meski dalam keterbatasan harus dilakukan.

Berita Menarik Lainnya:  Sambut Mahasiswa Baru, STAI Al Utsmani Bondowoso Terus Berbenah

“Katanya warga kalau nunggu perbaikan dari Desa gak akan cepat diperbaiki. Harusnya dari dulu sudah diperbaiki,” sesalnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Kembang, Busairi, menyebut telah melakukan pavingisasi di Dusun Panggang. Namun, untuk akses vital warga menuju Rt 28 dari sisi timur belum dilakukan.

“Sudah tapi hanya ujungnya,” kata Kepala Desa yang sudah menjabat sejak tahun 2017 itu.

Menurutnya, Ia memilih tidak melakukan pavingisasi maupun pengaspalan di titik tersebut dikarenakan lokasi tersebut diminta akan diaspal oleh anggota DPRD Bondowoso Dapil III dari Fraksi PKS.

Berita Menarik Lainnya:  Kreatif, Karya Siswa SMK PP Bondowoso Bisa Kuatkan Imun Ditengah Pandemi

“Karena yang 200 meter dulu diminta pak Fathor dewan mau diaspal katanya. sampai skrg nyatanya belum,” jelasnya.

Selain itu, penyebab tak kunjung dilakukannya perbaikan tersebut juga karena Pandemi Covid-19. Sebab, alokasi Dana Desa (DD) banyak terserap untuk penanganan Covid-19.

“Coba tidak ada corona sudah selesai perbaikan jalan itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, virus Covid-19 memang melanda Indonesia, tak terkecuali Desa Kembang. Corona mulai melanda sejak Maret 2020 bukan dari tahun-tahun sebelumnya.

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *