Irwasum Mabes Polri Sentil Kapolres, Kasatwil, Harus Angkat Telepon Wartawan

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto | Foto: Humas Polri
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto | Foto: Humas Polri
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Jakarta – Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Agung Budi Maryoto, menyentil seluruh Kapolres, yang masih enggan mengangkat telepon wartawan yang sedang konfirmasi informasi yang viral.

“Seharusnya para Kapolres meminta waktu untuk mengumpulkan data, bukan mengabaikan panggilan telepon wartawan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Selain itu, Agung juga mengungkapkan bahwa Wakil Kepala Polri juga menegaskan bahwa sampai saat ini belum maksimal mengelola media.

“Saya sependapat dengan beliau. Apabila ada media ataupun katakan wartawan yang ingin menanyakan, kalau memang, Kapolres belum siap datanya, bisa saja minta waktu kepada wartawan 10-30 menit sambil cari data,” ujar Agung, saat apel Kasatwil Polri 2021 di Bali.

Berita Menarik Lainnya:  Polres Pasuruan Ngopi Bareng Wartawan Jelang Buka Puasa

“Jangan terus malah teleponnya tidak dijawab. Kemudian pasti (wartawan) akan telepon ke Kapolda. Nah, Kapolda kalau belum diberi laporan, jawabnya susah, akhirnya kepada pimpinan Polri. Ini tolong menjadi atensi kita semua,” sambungnya.

Agung juga menjelaskan para Kapolres harus mampu meredam berita viral yang ada di daerah masing-masing.

Agung mewanti-wanti jangan sampai berita viral di daerah menjadi isu nasional.

“Pemimpin diharapkan mampu meredam isu ketika ada permasalahan di wilayahnya, sehingga tidak menjadi isu nasional atau viral. Tadi Pak Wakapolri sudah menyinggung hal ini, jadi segera diredam, segera diklarifikasi. Kalau perlu minta maaf, minta maaf, sehingga tidak viral,” kata Agung.

Berita Menarik Lainnya:  Peringati HPN 2022, Pemkot Probolinggo Tasyakuran Bareng Wartawan

Agung menjelaskan para Kepala Satuan Wilayah, dan Kapolres harus langsung memberi klarifikasi mengenai pemberitaan yang viral.

Kemudian Agung juga menyampaikan pesan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, bahwa para Kapolres harus melakukan visit media.

“Kami menyarankan untuk para Kasatwil, Kapolres, segera mengklarifikasi secepatnya apabila ada pemberitaan di media. Jadi cepat segera dijawab, segera diklarifikasi, sehingga tidak viral. Kemudian Wakapolri juga tadi menyampaikan silakan visit media, bisa datangi silaturahim untuk menjalani hubungan emosional yang baik,” tuturnya.

Berita Menarik Lainnya:  GIAN Kota Surabaya Minta Mabes Polri Tegas Terhadap Oknum Kasat Reskoba Polrestabes yang Dibekuk Pesta Sabu

Di kesempatan ini, Agung menyarankan jajaran kewilayahan supaya menggandeng tokoh-tokoh yang terkenal untuk membantu meredam isu viral.

Agung juga menegaskan masalah-masalah yang sudah selesai tidak perlu diungkit kembali, sehingga tidak menjadi besar lagi di pemberitaan atau media sosial.

“Kemudian tentu kami menyarankan mungkin ada tokoh-tokoh yang punya followers yang banyak, segera disilaturahim untuk membantu klarifikasi apabila ada kesatuannya ada yang viral. Sehingga dengan adanya tokoh-tokoh daerah, banyak followers-nya bisa meredam,” kata Agung.

“Kemudian tidak perlu mempublikasikan apabila masalah tersebut sudah cooling down. Artinya, kalau masalah sudah (selesai), diberitakan lagi malah dibesarkan lagi oleh media mainstream maupun media sosial. Ini tolong,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280