Ijen Geopark Run Exhibition 2021 diikuti Oleh Sepuluh Pelari Nasional

Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Ijen Geopark Run Exhibition 2021 merupakan kegiatan yang dimotori Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), terus melakukan promosi Ijen Geopark.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 50 runners. Terdiri dari 10 pelari sekaligus influencer tingkat nasional, 20 pelari lokal Bondowoso dan 20 pelari asal Kabupaten Banyuwangi.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Eksibisi lari dengan jarak 65 kilometer ini finish di Banyuwangi di bagi menjadi dua etape. Sebab Ijen Geopark yang kini tengah diusulkan masuk warisan dunia UNESCO Global Geopark (UGG) jadi satu dengan Bumi Blambangan.

Berita Menarik Lainnya:  Komplotan Maling Tepergok Polisi saat Dorong Motor Curian, Lari, Didor...

Adapun di area Bondowoso, para pelari akan disuguhkan 5 situs geologi eksotis yang tengah didaftarkan menjadi warisan dunia UNESCO.

Di antaranya Dinding Kaldera Ijen Megasari atau Puncak Megasari. Lokasi ini menjadi titik start bagi peserta. Geosite ini merupakan perwujudan dinding Kaldera Ijen Purba yang membentang sepanjang 12 kilometer.

Selama di puncak Megasari mereka disuguhi bentangan kebun kopi dan pemukiman warga di Kecamatan Ijen.

Selanjutnya mereka melewati Aliran Lava Plalangan. Namun sebelum sampai di sana, para runner melewati perkampungan di Desa Sempol. Aliran Lava berwarna kehitaman, vesikuler dan berasal dari meterial Gunung Anyar atau Jabal Kirmit.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Salurkan Beras Pada 63 Ribuan Warga Miskin

Berikutnya mereka akan melewati Kawah Wurung atau yang dikenal dengan sebutan Bukit Teletubbies. Disana mereka akan melihat puluhan bukit dan indahnya padang ilalang.

Rute selanjutnya menuju Kalipait, aliran yang kandungan airnya terasa pahit karena mengandung beberapa elemen kimia seperti sulfat, klorida, flouride dan semacamnya.

Sebelum lanjut ke Banyuwangi, mereka akan melewati dan menikmati indahnya wisata primadona Kawah Ijen, yaitu kawah yang terkenal dengan api birunya (blue fire) tersebut.

Ketua Panitia Geopark Run Series, Tri Saputro mengatakan, Geopark Run series sejak Tahun 2018 diselenggarakan di berbagai daerah. Sementara untuk Bondowoso baru tahun ini.

“Selalu dilaksanakan di kawasan yang tengah menggagas geopark. Kita membantu mempromosikan dengan platform melakukan kegiatan sport,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Kader GP Ansor Menilai Legislatif dan Eksekutif Tidak Mampu Memperjuangkan Nasib Petani di Bondowoso

Adapun ciri khas dalam pelaksanaan Geopark Run ini adalah memadukan olahraga di jalan raya, dengan keunikan geopark yang ada.

“Supaya geopark yang ada bisa dikenal,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan lebih besar lagi. Sebab ada banyak keindahan alam di Ijen Bondowoso yang perlu dieksplorasi.

“Harapan saya nanti kita akan mengadakan kegiatan yang lebih besar lagi,” tutupnya.

Peserta diberangkatkan di ketinggian 1.598 mdpl (meter di atas permukaan laut) puncak Megasari Ijen Bondowoso sekitar Pukul 06.00 WIB, Sabtu (3/4/2021).

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait