Hiburan Malam Tetap Buka, Sekjend LARM-GAK Akan Lapor Gubernur

Silahkan Share ke :

Beritabangsa, Surabaya – Berkaitan dengan beberapa tempat hiburan malam yang tetap buka di Surabaya, Sekjend LARM-GAK & ORMAS HIPPMA (Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi dan Organisasi Masyarakat Himpunan Pemuda Pemudi Madura Asli), Baihaki Akbar, S.E., S.H mengaku kecewa. Dirinya akan melaporkan Satgas Covid-19 Kota Surabaya yang tak tegas terhadap penanganan protokol kesehatan kepada Gubernur Jatim, Kapolri dan Presiden.

Sementara oknum pemilik tempat hiburan malam yang masih buka tersebut diduga melanggar Peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan, terkait Inpres no 6 tahun 2020, Pergub Jawa Timur no 188 tahun 2021 dan Perwali Surabaya no 2 tahun 2021.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Presiden Jokowi Buka Muktamar NU ke-34
banner 1920x1080

Termasuk yang masih dibuka diantaranya Galaxy poll dan Karaoke yang terletak di jalan raya Pandegiling, Surabaya. Dan kemudian sampai menimbulkan kerumunan.

“Praktis dengan dibukanya tempat hiburan tersebut akan mempermudah timbulnya penyebaran Covid-19,” ungkapnya saat berada di lokasi. Sabtu (23/01/2021).

Menurut Baihaki, harusnya ada tindakan tegas terhadap masalah ini oleh pihak pemerintah termasuk Satgas Covid-19, Satpol PP, Polri dan TNI. Yang lebih mengherankan lagi seakan tidak ada razia di tempat tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  Ketua PWI Bondowoso Himbau Anggotanya Terapkan Prokes Dalam Peliputan

“Kami sangat kecewa atas keprofesionalan Satgas Covid-19 dalam menindak pelanggaran protokol kesehatan ini, apa karena diduga ada backing dari orang besar, sehingga pemerintah tidak berani melakukan razia,” keluh Baihaki.

Beberapa laporan yang sudah dilayangkan, menurut Baihaki belum ada tindakan apapun dari Satgas Covid-19 kota Surabaya guna menutup tempat-tempat hiburan yang masih buka, termasuk Galaxy poll dan tempat Karaoke.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bojonegoro Sambut Hangat Kedatangan Gubernur Jatim di Koperasi Kareb

“Sampai saat ini pihak kami masih menunggu tindakan tegas dari Satgas Covid-19 dan jajaran samping kota Surabaya. Jika memang masih belum ada tindakan, maka kami akan mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Timur, Kapolri dan Presiden,” tegasnya.

Reporter : Mawardi

banner 600x310

Pos terkait