Forkopimda Bersama Tokoh Agama Lakukan Skrining Sebelum Di Vaksin

Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bersama tokoh agama melakukan skrining vaksinasi, di Aula RSUD. dr. H. Koesnadi, Rabu (27/1/2021).

Proses screning merupakan proses yang dilakukan sebelum vaksinasi yakni dengan menjawab enam belas pertanyaan dari petugas.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Plt Direktur RSUD H. Koesnadi, dr Yus Priyatna, mengatakan, proses skrining dilakukan untuk mengetahui riwayat penyakit, misal pernah terpapar covid-19. Dari proses skrining itu bisa diketehui layak atau tidak seseorang untuk divaksin.

Berita Menarik Lainnya:  Mahasiswa Asing Asal Temor Leste Ikuti Vaksinasi di Kampus ITS

“Selain proses screning, calon penerima vaksin juga diperiksa tekanan darahnya, dan denyut nadi. Misal tekanan darahnya terlalu tinggi maka proses vaksinasinya ditunda,” ujarnya.

Proses vaksinasi di Bumi Ki Ronggo akan digelar Senin, 1 Februari pekan depan. Untuk awal proses vaksinasi akan diberikan pada sepuluh orang dari Forkopimda.

“Kalau dari Eksekutif, Pak wabup (Wabup Irwan Bahtiar, red) yang akan divaksin pertama kali. Karena bapak Bupati terkendala faktor usai, bukan sasaran vaksinasi,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ratusan ODGJ di Bondowoso Jadi Sasaran Vaksinasi

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajat, yang turut hadir dalam skrining tersebut mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah siap untuk melaksanakan vaksinasi dengan protab (prosedur tetap) sesuai arahan pemerintah.

“Ya, Senin kita lakukan vaksinasi. Jam Sembilan, disini (Aula RSUD,red),” katanya.

Selain itu, Sinung menghimbau pada seluruh masyarakat Bondowoso, terutama yang belum pernah terpapar covid-19, wajib untuk di vaksin. Semakin banyak yang di vaksin, kemungkinan besar virus corona ini bisa dihambat penyebaran.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolres Tanjung Perak, Silaturahmi Bersama Awak Media Untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas Pilkada Serentak Tahun 2020

“Vaksin ini aman, untuk menjaga kita, keluarga kita, dan orang-orang terdekat kita,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua MUI Bondowoso, KH. Asyari Fasya, mendukung proses vaksinasi, bahkan keputusan dari MUI Pusat bahwa vaksin ini suci dan halal.

“Jangan pernah takut, vaksin ini suci dan halal,” ucapnya singkat.

Adapun yang diskirining diantaranya Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, Dandim 0822 Letkol Kav. Widi Widayat, Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajat dan Ketua MUI KH Asy’ari Pasha.

Reporter : Muslim

Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait