Diskoperindag Akui Hanya 8 Produk UMKM di Toko Modern

Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Diskoperindag (Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan) menyebutkan bahwa saat ini baru ada delapan produk UMKM yang dijual di toko modern. Mayoritas produk UMKM yang masuk ke toko modern hanyalah makanan dan minuman (mamin).

 

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Diskoperindag, Sigit Purnomo, pada sejumlah awak media, Kamis (18/2/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Polres Bondowoso Terjunkan Ratusan Personil Dalam Operasi Ketupat 2021

 

“Sementara ini yang banyak makanan dan minuman,” katanya.

 

Menurut Sigit, prosentase produk yang bisa dijual di toko modern masih sedikit dibanding jumlah UMKM mamin se kabupaten.

 

Penyebabnya, karena banyak juga produk yang tak lolos kurasi. Untuk itu, kata Sigit, ini menjadi tugas pemerintah untuk memberikan pendampingan agar bisa lolos kurasi dan bisa naik kelas.

 

“Memang kuotanya 20 persen, tapi UMKM ini kan skala mikro,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Wabup Irwan: Usaha Wisata Akan Ditutup Jika Tak Terapkan Protokol Kesehatan

 

Sementara terkait persyaratannya, jelas Sigit, pelaku UMKM harus sudah memiliki PIRT, packaging produk harus sudah menarik, serta masih ada seleksi dan persyaratan lainnya.

 

Ditanya perihal metode pembayaran dan penjualan produknya, ia mengaku bahwa pemerintah hanya memfasilitasi. Untuk permasalahan tekhnisnya sendiri itu dari pihak UMKM dan management yang akan melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS).

 

Sementara itu, perwakilan PT. Alfamart  Moh. Rofi’i, mengaku, produk yang akan dimasukkan akan ada persetujuan dari Diskoperindag. Barulah, setelah melewati proses seleksi dan penuhi persyaratan akan dimasukkan ke gerai.

Berita Menarik Lainnya:  Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Bondowso Gelar Bimtek Pokdakan di Malang

 

“Jadi nanti mereka kumpulkan, dari produk itu mana yang nanti akan dimasukkan ke kita. Itu ada acc dari Diskoperindag,” katanya.

 

Katanya, terkait masalah tekhnis pembayaran itu nanti akan sampaikan pada pelaku UMKM. “Karena itu nanti ada termin,” tutupnya.

 

Untuk informasi, setelah PT. Indomarco Prismatama yang bekerjasama dengan Diskoperindag. Kini, diikuti Murnimart, dan PT. Alfamart.

 

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait