Dirut PT Arofahmina : Menteri Agama Terlalu Dini Tiadakan Haji 2021

Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Dengan putusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bahwa tahun 2021 tidak ada yang berangkat haji, dengan alasan tidak ada kuota untuk Negara Indonesia. Sedikit banyaknya menimbulkan rasa kekecewaan terhadapnya.

“Menurut saya, Gus Yaqut selaku Menteri Agama Republik Indonesia, terlalu dini untuk memutuskan bahwa tidak adanya kuota untuk Indonesia, padahal Dubes Saudi Arabia belum memutuskan siapa saja Negara-negara yang mendapatkan kuota,” jelas Dirut PT Arofahmina Heri Wibowo S.Si.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Banom NU Semampir Gelar Maulid Nabi Muhammad dan Hari Santri
banner 1920x1080

Travel-travel merupakan pelaksana lapangan saja, untuk keputusan semua ditangan pemerintah, berangkat dan tidaknya? pemerintah yang berhak memutuskan.

“Kami semua pasrah, apa yang diputuskan pemerintah kami laksanakan, dan CJH juga pasrah kepada travel. Tetapi kami ssdikit kecewa kepada pemerintah, karena uang untuk menyiapkan kebutuhan hanya diberi waktu satu bulan sebelum pemberangkatan,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Menteri Agama Resmikan Gedung Baru UINSA Gunung Anyar

Dengan adanya pandemi ini, semua manusia masih punya keinginan untuk Haji dan Umroh segera terlaksana.

“Meski pandemi, dan tahun ini belum ditakdirkan berangkat, tetapi rasa ingin berjumpa ke Baitullah Mekkah Al-Mukarramah, masih melekat di dalam diri. Bahkan seorang driver gojek online (Ojol), mereka menabung sehari 20.000,” tambahnya.

Dengan punya niat ingin melihat Ka’bah Baitullah, semua akan dipermudah jalan menuju ke Mekkah Al-Mukarramah.

Berita Menarik Lainnya:  SMP Barunawati Ajak Siswa Berwirausaha Tanaman Hidroponik

“Semua akan dipermudah, jika kita punya niat yang sungguh-sungguh,” tutup Heri.

Reporter : Maab
Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait