Di Tangerang, FPM Desak Pemerintah Bubarkan FPI

Beritabangsa.com, Tangerang – Desakan agar Pemerintah menindak tegas dan membubarkan ormas yang berperilaku intoleran seperti FPI (Front Pembela Islam) kembali muncul. Kali ini desakan tersebut datang dari FPM (Forum Pemuda Muslim) Kota Tangerang.

Ketua FPM Kota Tangerang, Muhammad Farhan Qudratullah, saat membacakan pernyataan sikapnya menegaskan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya pemerintahan untuk menyelesaikan semua agenda dan program kerja strategisnya hingga akhir periode kepemimpinan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  KNPI se Madura Minta 5 Oknum Polisi Penembak Mati Herman Dipecat
banner 1920x1080

“Kami berharap kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Jokowi-Makruf Amin fokus dengan agenda dan program kerja strategis hingga tahun 2024,” tegasnya. Minggu (20/12/2020).

Kemudian kata Farhan, pihaknya meminta kepada pemerintah, dalam hal ini pihak keamanan untuk bersikap tegas pada ormas intoleran dan anti kebhinekaan yang selalu menebarkan keresahan dan permusuhan di tengah-tengah masyarakat.

Berita Menarik Lainnya:  Konsep Memakmurkan Masjid, Ini Cara Takmir Al Hidayah

Ia juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini pihak keamanan untuk menegakkan hukum pada pelaku kekerasan yang mengatasnamakan islam dan umat islam.

“Kita juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini aparat yang berwewenang untuk tegas membubarkan ormas intoleran dan anti kebhinekaan yang bernama FPI,” tandas Farhan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi atas seruan atau himbauan dalam bentuk apapun dari Muhammad Riziq Sihab yang kerap melontarkan hasutan dan adu domba.

Berita Menarik Lainnya:  La Nyalla Prihatin Kondisi TPS Sepi Karena Hujan dan Pandemi

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi dengan segala bentuk seruan, sehingga bisa memecah belah persatuan dan kesatuan umat,” imbaunya.

Reporter : Ais

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *