Cewek Joget Saat Mengendarai Motor, AKBP Teddy Chandra : Peringatkan, Jangan Main Ponsel Saat Berkendara

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Viral, video cewek joget-joget saat mengendarai motor bebek di kawasan perempatan lampu merah Jalan Merr Surabaya, pengendara seharusnya tidak menggunakan ponsel.

Menurut Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra terkait hal itu, perlu diketahui setiap pengendara harus patuh dan tertib ketika mengemudikan kendaraan.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

“Perlu ditekankan lagi, pengendara harus konsentrasi di jalan dengan tidak menggunakan Earphone atau ponsel,” ujar kata AKBP Teddy.

Berita Menarik Lainnya:  Bonek Surabaya Wani Lawan Covid-19, Bantu Tenaga Medis Bersama Lazisnu Jatim

Lanjut AKBP Teddy Chandra, ketika berkendara sambil menggunakan ponsel bisa berakibat fatal lantaran berisiko kecelakaan. Karena hal tersebut bisa membahayakan diri sendiri maupun pengendara yang lainnya.

“Sebab, bisa mengganggu konsentrasi, bisa menimbulkan kecelakaan. Kalau kita menemui hal serupa pasti langsung kita tegur. Dan kalau ada pelanggaran lalu lintas ya kita akan berikan tilang,” ungkapnya.

Karena video itu menampilkan seorang perempuan berjoget sambil mengendarai motor, hingga viral di media sosial. Video yang berdurasi 1 menit 6 detik itu, sang perempuan nampak santai melajukan kendaraan dengan satu tangannya sambil tangan kirinya melambai-lambai.

Berita Menarik Lainnya:  Konjen Jepang Tawarkan Pertukaran Mahasiswa

Didalam video, selain menampilkan perempuan berjoget juga terdengar suara pengendara lain yang memvideokannya. Ia melontarkan ucapan yang biasa digunakan saat bernyanyi dangdut.

“Wes wayahe-wayahe. Tarik sis, semongkooo, aduh-aduh,” teriak pengendara, dibelakang yang memvideokannya sembari tertawa cekikikan.

Pengendara yang memvideokan juga sempat mengatakan kalau perempuan tersebut menggunakan handphone untuk mendengarkan musik tanpa memasang earphone atau headset.

Berita Menarik Lainnya:  Jadwal Padat, Raja Juli Sempatkan Temui Kader PSI Jombang

Berkendara sambil menggunakan ponsel sendiri telah melanggar dua pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan, yakni pasal 106 yang mewajibkan pengemudi berkendara dengan wajar dan penuh konsentrasi. Serta pasal 283 yang mengatur pidana kurungan paling lama tiga bulan dan denda maksimal Rp 750 ribu bagi para pelanggar.

“Dari penelusuran anggota di lapangan, wanita itu berjoget ria, saat berhenti di Simpang Empat Stikom, MERR, Surabaya, dengan mengendarai motor Honda bernopol L xxxx FN,” tambahnya.

Reporter : Mooch

banner 600x310

Pos terkait