Bupati Salwa Tidak Divaksin, Ini Penjelasan Kadinkes Bondowoso

Beritabangsa.com, Bondowoso – Bupati Bondowoso Salwa Arifin tidak bisa divaksin Covid-19 dikarenakan usianya lebih dari 60 tahun.

Setelah melalui proses skirining oleh petugas kesehatan, Bupati Salwa meninggalkan lokasi terlebih dahulu saat acara vaksinasi Covid-19 untuk pejabat publik di Aula RSUD dr Koesnadi Bondowoso, Senin (1/2/2021).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bungkusan Kantong Plastik Gegerkan Warga Dusun Kauman
banner 1920x1080

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso dr. M. Imron membenarkan jika Bupati Salwa tidak disuntik vaksin Covid-19. Diketahui, umur orang nomer satu di Bondowoso tersebut kini genap 66 tahun.

dr. M. Imron menjelaskan, vaksin Covid-19 tidak bisa disuntikkan kepada orang dengan orang umur 60 tahun lebih. Sebab, sejauh ini belum ada jaminan keamanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maupun dari Kementerian Kesehatan.

Berita Menarik Lainnya:  Penyekatan di Suramadu Dihentikan, Pengendara yang Lewat Wajib Tunjukkan SIKM

Imron menyebut, ada tiga kategori penyebab seseorang tidak bisa menerima vaksin Covid-19. Selain soal batasan umur yang tidak boleh lebih dari 60 tahun, kedua ada penyakit penyerta, ketiga orang yang pernah terconvirmasi positif Covid-19.

“Yang tidak boleh umur di atas 60 tahun. Karena tidak ada keamanan dari BPOM. Yang diatas 60 ada Bupati dan Ketua MUI, dan kajari juga. Itu karena ada penyakit penyerta. Termasuk yang sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19,” terang Imron.

Berita Menarik Lainnya:  Kreatif, Karya Siswa SMK PP Bondowoso Bisa Kuatkan Imun Ditengah Pandemi

Sementara Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat lulus skrining dan telah divaksin Covid-19. Demikian pula dengan Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz dan sejumlah pejabat teras lain.

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *