BI Yakin OPOP Perkuat Industri Halal Jatim

Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Situbondo – Bank Indonesia terus mendorong langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam sektor industri halal. Bahkan BI ingin Jatim bisa menjadi magnet bisnis halal di Indonesia. Hal itu disampaikan langsung oleh Difi Ahmad Johansyah, Kepala Perwakilan BI Jatim, Rabu (26/5/2021).

Difi mengatakan Jatim mampu menangkap peluang untuk menjadi pusat halal. Menurutnya sudah ada ekositem yang terbentuk, sehingga akan memudahkan langkah tersebut. Selain itu Jawa Timur merupakan kawasan penting dalam pertumbuhan industri dan perdagangan yang strategis di wilayah Timur Indonesia.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Sosialisasikan Jatim Puspa, Pemkab Berharap Adanya Peningkatan Pendapatan di Pedesaan
banner 1920x1080

“BI dan OJK insyaallah sebagai penyambung. Untuk mewujudkan ini butuh pengusaha muslim yang tangguh yang berarti santri, kualitas baik berarti tersertifikasi halal, sudah ada juga pasarnya yang insyallah diperkuat oleh jaringan-jaringan pesantren, sekaligus ada Distribution Center (DC) yang ada di tiga pesantren,” jelas Difi dalam acara MoU penandatanganan nota kesepahaman pengembangan Halal Value Chain di Situbondo, Rabu (26/5/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Mahasiswa Ubaya Sabet Juara 1 Custom Shoes Competition Berkat Ikon Kota Surabaya

Disisi lain percepatan pusat halal di Jatim ini juga otomatis mewujudkan program prioritas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yakni One Pesantren One Product (OPOP) yang telah berjalan sejak tahun 2019.

“Ini juga akan meningkatkan kesejahteraan berbasis pesantren yang merupakan program Ibu Gubernur, yakni melalui pesantrenpreneur, santripreneur, sociopreneur, yang akan kita wujudkan,” terangnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ditengah Pandemi, Pemkab Bondowoso Larang Masyarakat Gelar Takbir Keliling

Ditambahkan Difi, jika benar-benar ingin menjadi pemain di industri halal ialah wajib mempertahakan kualitas produk.

“Kita harus mendorong agar pengusaha ini tetap amanah menjaga kualitas produk. Jangan hanya didepan baik, tapi berikutnya berkurang. Kita ingin memperkuat ekosistem ini,” tuturnya.

Reporter : Ali Wafa
Publisher : Maab

banner 600x310

Pos terkait