Bertebaran Di OPD, Ketua PC Lakpesdam NU Sebut “Bondowoso Kabupaten Kotak Amal”?

Beritabangsa.com, Bondowoso – Kotak amal yang banyak bertebaran di kantor OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) Bondowoso menjadi topik yang paling hangat dibahas oleh sejumlah pejabat dan masyarakat dalam beberapa hari ini.

Salah satunya datang dari Ketua PC Lakpesdam NU Bondowoso Miftahul Huda. Dirinya mempertanyakan kebijakan kotak amal yang sudah bertebaran tersebut. Bahkan ia menyebut apakah Bondowoso sudah menjadi Kabupaten kotak amal?

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Santuni 305 Anak Yatim, Bupati Salwa : Berharap Baznas Tingkatkan Kinerja
banner 1920x1080

Pasalnya, bagaimanapun regulasinya pemerintah harus berdasarkan perundang-undangan. Sedangkan, serkiler yang namanya kotak amal sebuah lembaga yang tak mempunyai badan hukum, keabsahannya juga tak jelas justru dinilainya bisa menjadi kebijakan yang dapat menimbulkan penyalahgunaan kewenangan pemerintah.

“Legislatif dan eksekutif hari ini menjadi panitia kotak amal untuk kegiatan sosial,” katanya pada sejumlah awak media. Senin (4/1/2021).

Menurutnya, keberadaan “kotak amal” pemerintah ini memperlihatkan lelucon yang tak lucu. Karena, bagaimana mungkin organisasi pemerintah yang dilindungi undang-undang,  dan memiliki regulasi yang jelas. Justru, bisa menganjurkan kepada pemerintahan di bawahnya untuk menjalakan kotak amal.

Berita Menarik Lainnya:  Tingkatkan Skill, IPNU - IPPNU Bubutan Surabaya Lakukan Upgrading Pelatihan Digital

“Ini kan seperti bangun masjid. Lalu, halo-halo di tengah jalan untuk cari amal. Kalau buat masjid masih lumrah, karena yang akan dibangun adalah tempat ibadah. Kalau ini kan tidak jelas,” ungkapnya.

Kata Miftah-panggilan akrabnya, bahwa perlu kiranya DPRD melakukan pemanggilan pada bupati. Atau pihak-pihak yang menyebarkan surat untuk menjalankan kotak amal yang peruntukannya tak jelas.

“Untuk apa dan siapa yang menjalankan itu. Padahal kalau hibah, andaikan itu hibah dari masyarakat itu harus ada payung hukumnya. Minimal mendapatkan persetujuan dari DPRD,” imbuh Miftah.

Berita Menarik Lainnya:  PSHT Ranting Sumber Wringin Raih Keberkahan Ramadhan Dengan Gertak

Ia menilai kondisi ini pun menggambarkan bahwa tata kelola keuangan di Pemkab Bondowoso terlihat amburadul, dan tak jelas perencanaannya.

“Sehingga sangat disayangkan saat warga miskin membutuhkan sentuhan langsung dari pemerintah. Malah ini mau dibantu dengan menjalankan kotak amal. Dimintakan kepada rakyat. Ini sangat miris menurut saya,” tutupnya.

Untuk informasi, “Kotak amal” Bondowoso Bersedakah muncul di beberapa kantor pemerintah.

Reporter : Muslim

banner 600x310
[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *