Aliansi Bondowoso Memanggil Gelar Aksi Tolak UU Omnibus-law di DPRD Bondowoso

Beritabangsa.com, Bondowoso – Aliansi Bondowoso Memanggil (AMB) menggelar aksi menolak Undang-undang Omnibus-Law (cipta kerja) di depan gedung DPRD Kabupaten Bondowoso, Senin, (12/9/2020).

Massa aksi AMB merupakan gabungan dari aktivis HMI, GMNI, IMM, IPM dan Bondowoso Bergerak itu melakukan teactrical pembakaran keranda mayat sebagai simbol matinya keadilan di negeri ini.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pelajar SLB di Sidoarjo Dihajar OTK Gegara Pakai Baju Silat
banner 1920x1080

Kordinator aksi Lapangan (Korlap), Dahlan, mengatakan, UU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut disahkan dengan senyap dan mencekik rakyat.

“Kami sebagai pengawal keadilan, pemberantas kedzaiman yang tergabung dalam Aliansi Bondowoso Memanggil (AMB) akan terus melakukan tindakan aksi penolakan UU Cipta Kerja yang akan menimbulkan kesenjangan dan akan melahirkan disfungsi sosial yang akan terjadi diman-mana,” ungkapnya.

Disamping itu, Dahlan menilai pengesahan UU cipta kerja telah menyalahi prosedur yang ada, dengan tidak memaksimalkan penyerapan aspirasi masyarakat secara maksimal.

Berita Menarik Lainnya:  Pengamat Sebut Produk Hukum yang Berlaku Bisa di Klarifikasi ke Gubernur

“Tentunya dalam permasalahan UU Cipta Kerja ini semakin menjauhkan kesejahteraan rakyat seolah-olah rakyat dapat menguasai sektor bawah daripada sektor atas,” katanya.

Dari berbagai kesenjangan kata Dahlan, ia selaku korlap Aliansi Bondowoso Memanggil yang menginginkan keadilan, menuntut keras menolak UU Cipta Kerja yang sangat jelas merugikan bagi bangsa dan negara.

“Kami mendesak pemeritah dan DPR RI untuk mencabut UU Cipta Kerja dan menyatakan sikap secara lisan dan tulisan, menolak UU cipta kerja,” tegasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolsek Asemrowo Ajak Warga Untuk Vaksin Agar Tercipta Herd Immunity

Sementara itu, Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir mengatakan, bahwa pihaknya tak pernah melarang masyarakat menyampaikan aspirasi di gedung DPRD.

“Kami siap menampung, dan menindaklanjuti aspirasi teman-teman mahasiswa. Saya yakin aspirasi adik-adik mahasiswa berangkat dari hati nurani. Kami siap menyampaikan ke pusat, semoga aspirasi adik-adik didengar oleh presiden,” tutupnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *