Sekda Syaifullah: Relokasi Pupuk Kebutuhan Bersama

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Sekretaris daerah Kabupaten Bondowoso Syaifullah menyebutkan bahwa relokasi pupuk bersubisidi merupakan kepentingan bersama, demi memenuhi kebutuhan para petani.

Sebab, jika dalam suatu kecamatan persediaan pupuk sudah tidak ada dan di kecamatan lain masih tersedia maka pemerintah membuat kebijakan merelokasi pupuk subdisi tersebut.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Ponpes Nahdlatut Thullab Omben Gelar Vaksinasi Sebagai Upaya Ikhtiar Dhohir

“Oleh karena itu ya relokasi. Yang tidak mau relokasi pupuk, ya kita cabut ijinnya. Mau demo, tidak bisa. Ini bukan kebijakan kepentingan tetapi kebijakan kebutuhan,” Jelas Sekda saat di temui oleh sejumlah awak media, selasa (28/7/2020).

Kemudian Sekda menjelaskan faktor keterlamabatan e-RDKK yang selama ini menjadi perhatian dari Ketua KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida) itu sendiri. Kesulitannya PPL ketika mendatangi masyarakat untuk mendapatkan SPPT yang menjadi persyaratan dalam e-RDKK.

Berita Menarik Lainnya:  Pj Sekda Bondowoso Imbau Wisatawan Patuhi Prokes Saat Nataru

“Karena komitmen dari semua steakholder. Dalam tiga minggu kita turun semua. Saya dampingi teman-teman, alhamdulillah selesai,” tuturnya.

Untuk menanggulangi harga pupuk yang mahal dan langka kata Sekda, pihaknya telah mengambil langkah dengan memanggil PT. Petrokimia Gresik dan Pupuk Kaltim untuk mengirimkan pupuk agar kebutuhan pupuk petani terpenuhi.

“Kalau tidak ada pupuk, sudah tinggi harganya, bisa fatal petani. Jadi ini kita sudah bergerak, insyaallah kebutuhan pupuk petani terpenuhi,” tutupnya.

Berita Menarik Lainnya:  Hadiah Puluhan Juta, Pemkab Sidoarjo Gelar Lomba Vlog dan Fotografi Millenial Digital Fest (MDF) 2022

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280