Apresiasi Program Kompak, Bupati Bondowoso Nilai Sangat Bermanfaat

Apresiasi Program Kompak, Bupati Bondowoso Nilai Sangat Bermanfaat
Pelepasan Program Kompak (Kolaborasi Masyarakat Pelayanan untuk Kesejahteraan) dilakukan sejak tahun 2016-2021 untuk Kabupaten Bondowoso.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menyelenggarakan acara Pelepasan Program Kompak dan Pengukuhan Kepengurusan Forum CSR Periode 2022-2024 Kabupaten Bondowoso, di Pendapa Bupati, Jumat (4/2/2022).

Pada kesempatan itu, Bupati Drs KH Salwa Arifin secara simbolis melepaskan Program Kompak di Bondowoso ini, yang disaksikan langsung oleh Pimpinan Unit Tata Kelola Desentralisasi di Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Kedutaan Besar untuk Indonesia di Jakarta, Astrid Kartika.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kemitraan Australia dengan Pemerintah Indonesia melalui program Kompak (Kolaborasi Masyarakat Pelayanan untuk kesejahteraan) dijalankan di tempat tujuh provinsi. Salah satunya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Pendampingan tersebut dilakukan sejak 2016-2021.

Berita Menarik Lainnya:  Seleksi Ulang Calon Kadinkes, Bupati Malang Jelaskan Ini

Adapun program yang dihasilkan diantaranya Gerakan Kesetaraan Berbasis Desa (Getar Desa); Program Stop Berduka (Sinergi Total Pencegahan Bersalin di Dukun Bayi dan Selamatkan Ibu); Program Gerakan Tuntas Adminduk (Gertas); Program Gerakan Tanggap Dan Peduli Masyarakat Miskin (Gerakan Tape Manis); dan Program Sistem Informasi Desa, Yaitu Sistem Administrasi Informasi Desa (SAID).

Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin mengapresiasi dan berterimakasih atas program Kompak dari pemerintah Australia tersebut.

“Pendampingannya sangat terasa sekali. Kadang kita punya rencana tapi belum bisa mengimplementasikan, kita merasa dimudahkan,” ungkapnya.

Menurutnya, pendampingan aparatur negara juga dinilainya sangat bermanfaat bagi pemerintah kabupaten Bondowoso.

“Saya berharap kemitraan Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia khususnya di Bondowoso melalui program selanjutnya dapat dilaksanakan di Bondowoso,” harapnya.

Berita Menarik Lainnya:  IKM Kabupaten Bojonegoro Naik Lampaui Target

Sementara, Pimpinan Unit Tata Kelola Desentralisasi di Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Kedutaan Besar untuk Indonesia di Jakarta, Astrid Kartika mengatakan, Kompak ini adalah dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia.

“Jadi yang dilakukan di Bondowoso itu lebih kepada membantu memperkuat pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa di isu-isu yang penting bagi masyarakat. Di antaranya terkait kemiskinan,” jelasnya.

Pertama yang dilakukan adalah memetakan masalah, kemudian dicari solusinya. Solusi itu bisa melalui penggunaan sistem data, perubahan aturan dan penambahan anggaran.

“Solusi itu bisa dalam bentuk membuat sistem, membuat pilot projects, membuat kebijakan dan segala macam. Teman-teman Kompak memberikan bantuan teknis,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Koordinator Kompak Kabupaten Bondowoso, Rifky, bahwa program ini juga untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama warga miskin yang rentan.

Berita Menarik Lainnya:  Ajak Masyarakat Berfikir Positif, Sekda Bondowoso Hadiri Refleksi Setahun Bersama Khofifah-Emil

Namun di 2020 sempat terkendala karena bencana Pandemi Covid-19. Tetapi untuk koordinasi dan sosialisasi tetap berjalan.

“Ya melalui virtual, tetapi tetap berjalan kita. Kalau pendampingan biasanya face to face, kemarin virtual,” urainya.

Menurutnya, di awal ada 10 desa yang jadi pilot projects dari program Kompak ini. Empat di Kecamatan Wringin dan enam di Kecamatan Cermee.

“Tapi sekarang beberapa program sudah direplikasi di semua desa di Kabupaten Bondowoso. Kompak itu mendukung apa yang jadi program pemerintah kabupaten” jelasnya.

Informasi dihimpun. Kemitraan Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia melalui program Kompak dilaksanakan di empat kabupaten di Jawa Timur. Yaitu Lumajang, Pacitan, Bondowoso dan Trenggalek.

banner 600x310

Pos terkait