Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Bojonegoro Mulai Turun

Satgas
Satgas PPA foto bersama usai dikukuhkan oleh Bupati Bojonegoro
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BOJONEGORO- Pada paparan serta pengukuhan 56 satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Bupati Anna Mu’awanah mengungkapkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak mengalami banyak penurunan setiap tahunnya.

Penyampaian itu berdasarkan laporan Organisasi Perangkat Dinas (OPD) terkait, bahwasanya tahun tahun 2020 sejumlah 61 kasus, tahun 2021 sebesar 50 kasus, dan di tahun 2022 per Agustus sejumlah 28 kasus.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Visi Jaksa Berhati Nurani, Ini Isi Rakernas Kejaksaan RI
banner 1024x1366

Kata bupati, adanya penurunan tersebut berkat peran serta semua pihak serta satgas PPA yang tersebar di setiap kecamatan guna antisipasi, berikan advokasi para korban kekerasan.

“Semuanya bekerja keras guna menekan kekerasan pada anak dan perempuan,” ucapnya Jum’at (09/09/2022).

Lanjutnya, bahwa kekerasan terhadap anak dan perempuan di era saat ini tidak hanya mengarah kepada materi, melainkan juga mengarah pada jiwa. Yakni, mendapatkan intimidasi maupun perlakuan kasar lainya.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bojonegoro Sambut Hangat Kedatangan Gubernur Jatim di Koperasi Kareb

“Jangan sampai kekerasan pada sebelumnya terjadi lagi, dan itu menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Guna diketahui, berdasarkan Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor :188/290KEP/412.013/2022, sebanyak 56 satgas PPA dikukuhkan dengan ditandai penyematan Pin satgas PPA secara simbolis oleh Bupati kepada perwakilan Satgas PPA.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280