Abon Cakalang, Wujud Nyata Pemaksimalan Produk Unggulan Desa Labuhan

Silahkan Share ke :

Bangkalan, Beritabangsa.com – Kelompok 72 KKN Tematik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi memperkenalkan produk unggulan desa pada Senin (23/12/2019) disalah satu rumah warga Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.

Labuhan dikenal sebagai desa dengan potensi ikan Cakalang. Sayangnya, pemanfaatan ikan cakalang masih terbilang kurang maksimal. Hal ini terbukti dengan hasil tangkapan ikan Cakalang dari warga sekitar yang hanya sebatas ditangkap untuk langsung dijual bentuk ikan segar.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Berangkat dari sangat melimpahnya ikan Cakalang dan keresahan atas ketidakmaksimalan pemanfaatan ikan tersebut, maka kelompok KKN 72 membuat inovasi menyulap ikan Cakalang menjadi olahan abon Cakalang.

Berita Menarik Lainnya:  KKN Untag Surabaya Bekali Santri Teknologi e-Commerce

Menurut Adelia Mia Nurcahyani Selaku Penanggung Jawab kegiatan tersebut, Produk unggulan berupa makanan inovasi ini didukung penuh oleh PKK dan perangkat desa setempat.

Sebenarnya pembuatan produk ini sudah beberapa hari sebelumnya, namun baru hari ini diperkenalkan ke warga karena masih ada beberapa perbaikan dan penyempurnaan,” terang Mia selaku penanggungjawab (PJ) kegiatan itu. Minggu (5/1/2020)

Sementara Wiwin, salah satu anggota PKK merupakan peserta paling antusias pada sosialisasi produk unggulan karena memang ia memiliki minat untuk mengolah hasil tangkapan ikan Cakalang yang biasanya hanya dijual segar.

Sebelumnya tidak terpikirkan untuk buat abon dari Cakalang, apalagi bahannya mudah dan juga pengemasannya pun sederhana tetapi sangat menarik,” ungkap Wiwin

Berita Menarik Lainnya:  Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng Murah, Pemkab Batasi Pembeli Dua Liter

Di sini kalau sudah musimnya hasil tangkapan dan ikan melimpah, ikan-ikan itu sering rendah harganya karena banyak saingan dari pedagang lain yang juga jualan ikan dalam bentuk segar. Kalau tetap dijual harga agak tinggi bisa kalah laku sama penjual ikan Cakalang lain,” imbuh Sahril, salah satu perangkat Desa Labuhan lainnya.

Warga desa teredukasi sekaligus mendapat inspirasi untuk mengolah potensi yang ada di desa.

Selain dapat dikonsumsi sendiri, makanan hasil olahan abon Cakalang ini sangat berpotensi juga untuk dijual secara luas. Dengan demikian, secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar

Untuk diketahui proses pembuatan abon, langkah pertama Ikan Cakalang dicuci bersih lalu direbus hingga matang. Setelah matang ikan ditiriskan dan kaldu ikan tersebut disisihkan. Sembari menunggu rebusan ikan matang, haluskan bumbu-bumbu yang akan dibuat untuk abon.

Berita Menarik Lainnya:  Infrastruktur Rusak Parah, Masyarakat Mragung Socah Berharap Bantuan Pemerintah

Setelah penirisan, ikan lalu digoreng hingga kecoklatan kemudian dagingnya disuir-suir. Pisahkan daging dari bagian kepala dan tulangnya.

Selanjutnya masak bumbu yang telah dihaluskan dan campur dengan kaldu ikan hingga setengah matang lalu masukkan suwiran daging ikan cakalang. Masak sampai tidak terdapat kandungan air pada ikan tersebut.

Terakhir masukkan abon kedalam kemasan (cup) lalu tambah bawang goreng sesuai dengan selera masing-masing.

Para warga terutama ibu-ibu tertarik mengikuti acara pengenalan dengan menunjukkan proses pembuatan tersebut dan mengapresiasi produk makanan yang dibuat serta mencicipi abon yang telah selesai dibuat. (AIS/Red)

banner 600x310

Pos terkait