Suami Istri DPO Penipuan Dibekuk Polres di Bali

Tersangka H. Darma alias Nawiryanto saat diperiksa di Satreskrim Polres Bondowoso | Foto: Humas Polres Bondowoso
Tersangka H. Darma alias Nawiryanto saat diperiksa di Satreskrim Polres Bondowoso | Foto: Humas Polres Bondowoso
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO – Kepolisian Resort Bondowoso menangkap dua pelaku penipuan uang tebu yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak Mei 2021 lalu.

Yang mengejutkan, keduanya adalah pasangan suami istri. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda di Bali.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

Menurut Kepala Kepolisian Resort Bondowoso, Ajun Komisaris Besar Polisi Herman Priyanto, menjelaskan keduanya pasangan suami istri itu Nawiryanto Winarno alias H. Dharma (45), dan istrinya Martini (52).

“Nawiryanto kita tangkap di Kabupaten Badung Provinsi Bali dengan dibantu Polres setempat. Sementara istrinya kita tangkap di Kecamatan Tapen, Bondowoso,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (4/1/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Dua Pelaku Pencuri Ayam Bonyok di Geprek Warga Hingga Babak Belur

Ia menerangkan, keduanya dilaporkan pada November 2017 silam karena terlibat dugaan penipuan dan penggelapan uang tebu.

Penipuan dimaksud bermula saat ke dua tersangka menjual tebu kepada korban sejumlah 30 ribu kuintal dengan nilai Rp 910 juta.

Namun, setelah korban membayar harga tebu sesuai dengan yang disepakati, ternyata tersangka tidak bisa memenuhi jumlah tebu yang telah dijual kepada korban.

“Tersangka hanya bisa memenuhi tebu sebanyak 15.524 kuintal sehingga masih ada kekurangan tebu sebanyak 14.501 kuintal. Sampai saat ini tersangka belum memenuhi kekurangan tebu tersebut, jadi korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 500 jutaan,” urainya.

Ditambahkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo, bahwa aksi penipuan ini terjadi secara berturut-turut pada 8 Maret 2013, 19 Maret 2013, dan 20 Juni 2013 lalu. Sehingga, pelapor mengalami kerugian sekitar Rp 500 jutaan.

Berita Menarik Lainnya:  [Jangan Ditiru] Akibat Miras Oplosan, Tiga Warga Bondowoso Tewas

“Kita sangkakan kepada tersangka atas perbuatannya yakni pasal 378 Subs 372 juncto 55 ayat 1 butir 1 KUHPidana, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya selama ini terus melacak keberadaan tersangka, namun keduanya selalu berpindah-pindah.

“Tapi kemarin kita sudah dapat informasi pasti lokasi tersangka, jadi langsung kita tangkap,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang telah diamankan oleh Polres sendiri kata Agung, ada kuitansi pembelian tebu, surat pernyataan pembelian tebu, serta  dokumen SPAT 2013 dan 2014.

“Semua bukti kita amankan,” pungkasnya.

Pos terkait