Nyatakan Perang, BNN Sita 212,39 Kilogram Sabu dan 19.700 Butir Ekstasi

Silahkan Share ke :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beritabangsa.com, Jakarta – Sindikat narkotika terus bergerak dan semakin marak meski dalam kondisi pandemi dan telah memasuki Bulan Ramadan.

Namun, Badan Narkotika Nasional (BNN) tak pernah lengah sedikit pun dalam menghadapi para bandar dan pengedar narkotika.
Kerja sama dan kolaborasi terus dibangun dan diperkuat BNN dengan instansi terkait sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Salah satunya yaitu dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai RI. Bersama Bea Cukai, BNN berhasil mengungkap 2 kasus dari total 5 kasus tindak pidana narkotika dengan total barang bukti 212,39 kilogram sabu dan 19.700 butir ekstasi.

Dalam press release hari ini, Rabu, 21/04/2021. BNN menyatakan berhasil menggagalkan peredaran Sabu 31,83 Kg dari Malaysia tujuan Dumai dan mengamankan 3 tersangka diantaranya, MA alias Uwak dan M ditangkap di tepian Pulau Mampu, Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Provinsi Riau.

Sementara MAH alias Datuk ditangkap di perairan Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara. 28/03/2021.

Berita Menarik Lainnya:  Sekda Bondowoso Bantah Kotak Amal Bukan Pungli

Dari para tersangka petugas BNN menyita satu buah karung warna putih berisi 30 bungkus teh China berwarna kuning yang diduga kuat mengandung narkotika jenis sabu seberat ±31,83 kilogram. Berdasarkan keterangan tersangka, barang tersebut didapat dari MAH alias Datuk.

Selain itu, BNN dan Bea Cukai berhasil mengamankan 2 orang anggota jaringan sindikat narkoba berinisial AL dan JA yang menyelundupkan sabu seberat 95,06 Kg dengan menggunakan kapal, pada 14 April 2021.

keduanya membawa sabu tersebut dari Kalimantan menuju Sulawesi. Berdasarkan keterangan tersangka, sabu tersebut akan diserahkan kepada HJA dan MA di Pelabuhan Bajoe, Bone, Sulawesi Selatan.

Pada tanggal 18 April 2021, usai serah terima sabu itu dilakukan, HJA dan MA yang mengendarai mobil pick up melaju kencang bahkan menabrak mobil petugas saat berusaha menghadang untuk melakukan pemeriksaan.

Kedua tersangka yang akan melarikan diri terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur.
Dalam situasi tersebut, satu tersangka berinisial HJA dinyatakan tewas saat dibawa ke RS untuk dilakukan bantuan medis. Sementara itu, tiga tersangka lainnya dibawa ke BNN RI untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.

Berita Menarik Lainnya:  Sejumlah Kiai Pesantren di Lamongan Mulai Tentukan Dukungan ke Paslon Suhandoyo-Astiti Suwarni

Kemudian pada Sabtu, 17/04/2021, kembali petugas gabungan BNN dan Bea Cukai melakukan penangkapan terhadap 3 orang ABK berinisial R, DK, dan F saat melintas menggunakan kapal boat.

Ketiganya diamankan setelah ditemukan 4 karung berisi 75 bungkus narkotika seberat 75 kg.

Selanjutnya petugas menangkap pria berinisial M di tepi pantai Dusun Sampan, Aceh Timur yang diketahui memerintahkan ketiga tersangka.

Berdasarkan pengakuan M penyelundupan tersebut dikendalikan oleh kakaknya berinisial SS yang saat ini berada di Lapas.

Di lain waktu, pada hari Senin, 29/03/2021 tim BNN menangkap dua pria berinisial S alias Wandi dan FDS alias Faisal di Jembatan 2 Jalan Lintas Bagan Siapi-api, Riau.

Dari hasil penangkapan tersebut tim mengamankan 4 bungkus sabu seberat 4,23 Kg dan 5 plastik berisi 19.700 butir ekstasi (MDMA) dari sebuah mobil yang dikendarai kedua tersangka. Setelah melakukan introgasi selanjutnya petugas menangkap ES alias Along di rumahnya di Jalan Perniagaan Gang Pisang, Bagan Barat.

Kemudian, pada Kamis, 25 Maret 2021. 3 plastik masing-masing berisi 2 bungkus sabu total seberat 6,27 Kg disita tim BNN dari seorang pria berinisial ATR.

Berita Menarik Lainnya:  Anggota DPRD Jatim Dorong Pemerintah Beri Bantuan Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi

Tersangka ditangkap oleh tim di kedatangan bus antara kota terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur.

Berdasarkan introgasi diketahui ATR diperintahkan mengambil sabu ke Dumai oleh tersangka Y (DPO) untuk kemudian diserahkan kepada AF yang berada di Sampang, Madura.

Selanjutnya tim BNN pun berhasil mengamankan tersangka AF di depan Alfamart Jalan Embong Loros, Sampang, Madura dan masih melakukan pengejaran terhadap tersangka Y.

Dengan tertangkapnya para tersangka pengedar narkoba tersebut menunjukkan kinerja BNN dan jajarannya yang solid dan terarah. Dan semua tak lepas dari peran serta masyarakat yang peduli akan masa depan generasi penerus bangsa.

Editor: Isma
Publisher: Maab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *