Meski Ramadhan, Tokoh Agama di Jombang Ingatkan Masyarakat Tetap Patuh Prokes

Silahkan Share ke :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beritabangsa.com, Jombang – Tokoh agama di Jombang, ingatkan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) saat menjalani ibadah puasa.

Hal ini disampaikan oleh M. Zainuddin Wihaya As’ad, pengasuh asrama Hurun Inn di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. Kiai yang akrab disapa Gus Zuem ini mengatakan, masyarakat harus tetap mematuhui Prokes meski, menjalani aktivitas ibadah puasa.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang sendiri telah memberikan izin untuk melaksanakan segala aktivitas dengan beberapa persyaratan tertentu. Seperti taat Prokes, untuk mengantisipasi adanya penularan virus Covid-19,” ucapnya, Rabu (14/4/2021).

Tokoh agama yang juga menjabat sebagai Koordinator bidang pendidikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jombang tersebut, juga sangat mendukung atas aturan pemerintah terhadap aktivitas masyarakat Jombang di bulan suci Ramadhan.

Berita Menarik Lainnya:  Pengrajin Produksi Ketupat Dan Lepet Di Jombang Kebanjiran Pesanan

“Pemerintah sudah mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan sholat tarawih dengan berjarak, dan mematuhi penerapan protokol kesehatan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski menjalankan ibadah puasa dalam keadaan Covid 19. Gus Zuem tetap menghimbau masyarakat melakukan beberapa ktivitas keagamaan secara rutin.

“Tadarusan, ngaji setelah tarawih di masjid atau beberapa tempat ibadah,” katanya.

Dirinya berpendapat, tadarus merupakan salah satu letak kemuliaan di bulan Ramadhan sebagai media untuk meningkatkan ketakwaan.

“Saya harap saat ngaji malam atau tadarusan nanti bisa saling meneliti dan menyimak bacaannya, bukan membaca dan ditinggalkan sendiri

Karena makna dan kemuliaan di bulan Ramadhan itu, salah satunya ialah tadarusan dan tak lupa dengan bersedekah sosial dengan masyarakat sebagai peningkatan ketakwaannya bersama,” ringkasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Upaya Pencegahan Covid-19, MWC NU Grujugan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Reporter : Anggit Puji
Publisher : Ali Wafa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *