Arsinu Tanda Tangani MoU dengan BBTL PP Surabaya

Berita Utama Kesehatan
Silahkan Share ke :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beritabangsa.com, Surabaya – Program vaksinasi di tahun 2021 terus digalakkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk mempercepat penanggulangan penularan Covid 19. Salah satunya, dengan menggelar vaksinasi di Kantor PWNU Jawa Timur yang diperuntukkan bagi Bu Nyai, Nawaning, dan Keluarga PWNU Jawa Timur. Acara ini merupakan vaksinasi periode ke 3. Sabtu (3/4/2021).

Pada waktu yang sama turut dilakukan penandatanganan Momarandum of Understanding (MoU) antara Balai Besar Teknik Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTL PP) Surabaya dengan Asosiasi Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (Arsinu). Penandatanganan ini dilaksanakan di Lantai 2 Kantor PWNU Jawa Timur yang dihadiri oleh Prof. Muzakki selaku Sekretaris Umum PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Mujib, Dr. Rosidi Roslan, SH., SKM, MPH., MH kepala, BBTKL PP Surabaya, Dr. HM. Zulfikar As’ad, dr.MMR selaku ketua Arsinu, dr. Hidayatullah Hasyim Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), dan Perwakilan dari BPJS Kesehatan Jawa Timur.

Berita Menarik Lainnya:  Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD PJI Jatim

Penandatanganan MoU ini sebagai tindak lanjut dari Menteri Kesehatan yang menghimbau program apapun dikaitkan dengan Nahdlatul Uama.

“Rumah sakit adalah institusi yang harus banyak belajar dan mengembangkan diri. Secara nasional, Presiden dan Menteri Kesehatan sudah mewanti-wanti untuk menjalin kerjasama dengan Nahdlatul Ulama. Kami berharap dengan adanya MoU ini, rumah sakit kita di Nahdlatul Ulama senantiasa mengikuti perkembangan, mulai permasalahan lingkungan, sanitasi, dan transfer pengembangan keilmuan yang dimiliki oleh BBTKL PP Surabaya,” ungkap dr. Zulfikar, Ketua Arsinu.

Lebih lanjut, laki laki yang sering disapa Gus Ufik ini menambahkan, sebelum terjalinnya MoU ini pun sudah terjalin kerjasama baik dengan BBTKL PP Surabaya, baik bantuan CSR ataupun bantuan pendistribusian alat ke 27 RSNU yang telah bergabung di Arsinu.

Berita Menarik Lainnya:  DPD PJI Jatim, Audensi di Aula Polda Jawa Timur

“Ada beberapa hal maksud dan tujuan kita untuk melakukan penandatanganan ini. Dari hasil kesepakatan ini ada ada tiga kesempatan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan pelatihan. Hal ini sebagai rangka pencegahan penyebaran penyakit,” ungkap Dr. Rosidi Roslan, SH., SKM, MPH., MH kepala, BBTKL PP Surabaya.

dr. Roslan berharap, dengan adanya kerjasama ini Arsinu yang mewadai Rumah Sakit Islam NU di Jawa Timur tenaga kesehatan dapat belajar kepada BBTKL PP, seperti pengolahan limbah rumah sakit, mengelolah dan mengatur keselamatan rumah sakit.

Selain itu tenaga kesehatan juga bisa belajar tentang mengelolah dan melihat kualitas air dan belajar melakukan pemeriksaan covid 19 dengan metode standart. Mengingat BBTKL PP Surabaya ini sebagai lembaga pertama yang menganalisis tentang Covid 19 di Jawa Timur selain RS Unair Surabaya.

Acara ini turut diapresiasi PWNU Jawa Timur, yang diwakili oleh Prof. Muzakki.

“Penandatanganan kesepakatan ini bagian dari proses legalitasasi pernikahan yang sudah terjadi. Sekaligus percepatan yang sudah dilakukan selama ini,” ungkap Sekretaris Umum PWNU Jawa Timur. Ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka menjalankan maqasid syariah- hizdun nafs. Menjaga keselamatan jiwa hukumnya wajib, dan silahturahmi itu Sunnah. Kerjasama Arsinu dengan BBTKL dan bapak BPJS mudah mudahan membawa sinergitaskemanfaatan untuk seluruh umat sebagai bentuk menjaga keselamatan jiwa,” pungkas Prof Muzakki.

Berita Menarik Lainnya:  Tingkatkan Pemilih Usia Muda di Pilwali Surabaya, KPU Gandeng PC PMII Surabaya Gelar Sosialisasi Tatap Muka

Kontributor : Afif Hidayatul Mahmuda
Publisher : Ali Wafa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *