Antisipasi Kelangkaan Gas Bersubsidi, Pemkab Bondowoso Siap Terbitkan Kartu Kendali

Silahkan Share ke :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beritabangsa.com, Bondowoso – Pemkab Bondowoso bekerja keras untuk menanggulangi kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg. Setelah membentuk satgas khusus, pemerintah akan membuat Kartu Kendali dan rayonisasi pendistribusian.

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso, Aris Wasiyanto mengungkapkan, kartu kendali tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan gas bersubsidi 3 kg supaya tepat sasaran. Kartu kendali akan diberikan kepada masyarakat miskin penerima bantuan sosial berdasarkan data dari Dinas Sosial setempat.

” Perlu ada pembatasan. Masyarakat hanya boleh beli dua atau tiga tabung. Sehingga tidak seperti sekarang beli sampai 20-30 tabung. Kasihan masyarakat yang lebih berhak lah tidak kebagian,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (22/04/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Takjil Adalah Sedekah Di Bulan Ramadhan, PSHT Ranting Maesan Beri Takjil Gratis Pada Pengendaran

Selain itu, kartu kendali juga berfungsi untuk mengurangi jumlah pengecer yang diduga menjadi penyebab kelangkaan.
Sementara di pangkalan juga akan dibekali kartu pelanggan. Fungsinya untuk mendeteksi wilayah pembeli.

” Jadi kalau tidak punya kartu kendali tidak akan dilayani. Sehingga ketemu. Tidak seperti sekarang, orang Wringin bisa beli di Bondowoso. Orang Bondowoso bisa beli di Pakem,” urainya.

Adapun rayonisasi pendistribusian, pihaknya akan melakukan pemetaan. Karena selama ini agen-agen gas elpiji tidak memiliki kewilayahan sehingga pendistribusian gas diisi secara acak oleh enam agen yang ada.

” Enam agen itu mengisi di kecamatan A, kecamatan B. Sehingga kita tidak bisa melihat ini (kelangkaan) tanggung jawab siapa,” bebernya.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah: Mulai Besok Dilarang Mudik ke Jatim

Program rayonisasi merupakan kewenangan Pertamina. Namun, Aris mengaku sudah mengusulkannya. Adapaun di Bondowoso, terdapat 761 pangkalan resmi. Sehingga masing-masing desa diasumsikan memiliki 3-4 pangkalan.

” Kadang-kadang di desa tidak ada pangkalannya. Sehingga perlu kita tata lagi,” papar Aris.

Diharapkan, dengan adanya kartu kendali dan rayonisasi pendistribusian mampu menanggulangi kelangkaan gas bersubsidi. Pasalnya, kartu kendali itu akan bersifat wajib bagi pembeli agar menyerahkannya kepada pangkalan sebelum membeli gas bersubsidi.

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *