Warga Sumber Salak Minta Penegak Hukum Tegas Dalam Kasus Korupsi di Desanya

Silahkan Share ke :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beritabangsa.com, Bondowoso – Sejumlah warga Desa Sumber Salak, Kecamatan Curahdami meminta penegak hukum tegas dalam kasus korupsi yang terjadi di desa setempat.

Suyitno, warga Desa Sumber Salak, mengatakan, status perkara korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desanya itu menyatut beberapa nama yang dijadikan anggota dalam program Unit Pengelola Pupuk Organik (UPPO)Tahun 2012.

” Setelah bantuan turun, mereka (warga) dikumpulkan dan menandatangani. Tapi tidak menerima. Jangankan sapi, kandangnya saja nggak ada,” paparnya saat dikonfirmasi awak media, Senin (22/03/2021).

Sementara itu, kuasa hukum warga Sumber Salak, Supriyono, SH. S.HUM, menerangkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Bondowoso pada 08 Januari 2016 lalu. Saat dilakukan pemeriksaan, seolah-olah sapi bantuan masih ada. Padahal sapinya sudah dijual.

Berita Menarik Lainnya:  98 Kyai NU Mengikuti Program Vaksinasi

” Sapi bantuan sosial itu ada tandanya di telinga (ada lubang). Pada saat ditunjukkan sudah tidak ada lubang,” jelasnya.

Sejak saat itu warga curiga dan merasa dipermainkan karena bantuan tidak kunjung diterima. Bahkan, kandang sapi yang menjadi hibah dari negara pada kenyataannya tak berwujud.

” Kenyataannya kandang itu sekarang dibuat bangunan lain. Disini nampak bahwa unsur korupsinya ada” tegasnya.

Untuk itu pihaknya akan mengirim surat ke Kejaksaan Agung RI untuk melaporkan kinerja Kejari Bondowoso yang dinilainya tidak profesional dan bertentangan dengan hukum.

” Ini sangat kita sayangkan. Dalam program pemerintah pemberantasan korupsi ternyata banyak aparat penegak hukum yang masih main-main,” ucapnya sambil menunjukkan bukti tanda terima bantuan.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa Akui Banyak Toko Modern Langgar Perda Sebelum Perda Baru Terbit

Dihubungi terpisah, Kasi Intel Kejari Bondowoso, Sucipto menerangkan bahwa kasus tersebut sudah dihentikan oleh Kejaksaan Tinggi. ” Ini terkait masalah Pilkades. Jadi kami tidak mau terbawa ke arah politis” jelasnya singkat.

Reporter : Muslim
Publisher : Ali Wafa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *