KSPB Ubaya Kenalkan Bencana Lewat Cerita Gambar dan Rescue Board

Berita Utama Pendidikan
Silahkan Share ke :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Beritabangsa.com, Surabaya – Kelompok Studi Psikologi Bencana Universitas Surabaya (KSPB Ubaya) memperkenalkan media pembelajaran bencana lewat cerita bergambar dan rescue board.

Listyo Yuwanto, S.Psi., M.Psi. selaku Dosen Psikologi Ubaya dan Bonifasia Steffeny Tania sebagai perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya yang tergabung dalam KSPB Ubaya memperkenalkan media pembelajaran bencana lewat cerita bergambar dan mempraktikkan cara penggunaan rescue board, Rabu (17/3/21).

“Media pembelajaran bencana, yang merupakan salah satu cara mengantisipasi atau meminimalisir risiko korban dengan pendidikan penanganan bencana alam di Indonesia,” ucap Listyo Yuwanto, S.Psi., M.Psi. selaku Dosen pendamping sekaligus Koordinator KSPB Ubaya.

Beberapa waktu lalu, Indonesia menjadi salah satu negara dengan wilayah yang rawan terjadi bencana, dengan melihat kondisi tersebut, KSPB Ubaya menginisiasi media pembelajaran bencana yang mencakup beragam aspek.

Berita Menarik Lainnya:  Mahasiswa Ubaya Sabet Juara 1 Custom Shoes Competition Berkat Ikon Kota Surabaya

Mulai dari pengenalan tentang potensi bencana yang ada di sekitar, histori bencana yang pernah terjadi, bentuk antisipasi, peningkatan kesadaran dengan tanda-tanda dan dampaknya, cara penanganan hingga bagaimana cara menyelamatkan diri dari bencana.

“Semua aspek ini dirangkum dan dikemas menjadi lebih mudah dipahami untuk pendidikan bencana bagi anak-anak dalam bentuk cerita bergambar dan rescue board,” tambahnya.

Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi sebelumnya, baik itu bencana alam ataupun sosial.

“Melalui pendidikan bencana, risiko bencana dapat ditekan, dari pendidikan bencana dapat diberikan kepada anak sejak usia dini, nantinya dapat berperan menjadi agen perubahan di masa depan yang menggambarkan keefektifan penularan pengetahuan melalui anak-anak di institusi pendidikan,” ucap Listyo.

Dosen Fakultas Psikologi Ubaya yang kerab disapa Listyo ini mengatakan jika peningkatan tanggung jawab, partisipasi, kemampuan antisipasi dan penanganan bencana dapat dicapai bersama-sama melalui pendidikan kebencanaan.

Berita Menarik Lainnya:  Bagian Ikhtiar, MWCNU Wilayah Barat Situbondo Silaturrahmi ke PWNU Jatim

Listyo bersama dengan Gina Amalia Anggari dan Ellyata Gracesihlah Setiawan selaku mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya yang tergabung dalam KSPB Ubaya merancang media pembelajaran bencana untuk anak-anak melalui cerita bergambar, juga terdapat tiga judul buku cerita bergambar yang dibuat yaitu Kancil dan Bencana Gempa Bumi, Tikus yang Sadar Tanah Longsor, serta Ikan dan Katak Siaga Banjir.

Disamping itu, anak-anak juga dapat mensimulasikan cara melindungi diri pada saat terjadi bencana dengan memainkan rescue board, yang merupakan permainan mengajarkan kepada setiap pemain bagaimana cara mempraktikkan siaga bencana gunung meletus, kebakaran, banjir, tanah longsor, dan gempa bumi.

Bonifasia Steffeny Tania sebagai perwakilan mahasiswa KSPB Ubaya memiliki pengalaman menggunakan rescue board mengungkapkan jika rescue board ini sangat berguna sebagai pendekatan pengenalan awal kepada anak-anak mengenai sikap siaga bencana.

Berita Menarik Lainnya:  Ketua Dewan Pers Ajak Insan Pers Edukasi Masyarakat Tetap Optimis di Tengah Pandemi Covid-19

“Belajarpun menjadi lebih menyenangkan karena dikemas dalam permainan interaktif,” tutup Fenny, sapaan akrab mahasiswa Fakultas Psikologi Ubaya semester 4 ini.

Reporter : Maab
Publisher : Ali Wafa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *